Senin, 29 Oktober 2012

Loving Him Was Red~

Loving him is like driving a new Maserati down a dead end street
Faster than the wind
Passionate as sin, ended so suddenly
Loving him is like trying to change your mind
Once you’re already flying through the free fall
Like the colors in autumn
So bright just before they lose it all

Losing him was blue like I’d never known
Missing him was dark grey all alone
Forgetting him was like trying to know somebody you’ve never met
But loving him was red

Loving him was red
Touching him is like realizing all you ever wanted was right there in front of you
Memorizing him was as easy as knowing all the words to your old favorite song
Fighting with him was like trying to solve a crossword and realizing there’s no right answer
Regretting him was like wishing you never found out love could be that strong

Losing him was blue like I’d never known
Missing him was dark grey all alone
Forgetting him was like trying to know somebody you’ve never met
But loving him was red
Oh red burning red

Remembering him comes in flashbacks and echoes
Tell myself it’s time now, gotta let go
But moving on from him is impossible
When I still see it all in my head
Burning red!
Darling it was red!

Oh, losing him was blue like I’d never known
Missing him was dark grey all alone
Forgetting him was like trying to know somebody you’ve never met
Cause loving him was red yeah yeah red
We’re burning red
And that’s why he’s spinning round in my head
Comes back to me burning red
Yeah yeah

Cause love was like driving a new Maserati down a dead end street

Taylor Swift - Red

Sabtu, 08 September 2012

The Bourne Legacy

Nonton film pertama kali semenjak masuk kuliah semester 3.
Sebenernya udah ngincer banget mau nonton Bourne Legacy, cuman jadwal sering bentrok dan nggak ada temen. Tapi akhirnya kesampean juga haha.

Agak bingung nih mau ngomong apa tentang film ini. Kenapa? Karena ceritanya sama aja sih sebenernya sama 3 film pendahulunya. Jangan harap akan melihat wajah tampan nan mempesona Matt Damon, karena memang dia nggak nggak main di film ini. Bukan karena ganti pemeran seperti Peter Parker di Amazing Spiderman, tapi memang tokoh Bourne ditiadakan. Yang ada hanya semacam penerus Bourne yang disampaikan lewat karakter Aaron Cross yang diperankan oleh Jeremy Renner. That's why sekarang judulnya Bourne Legacy.

Tapi, Jeremy Renner nggak kalah ganteng kok sama Matt Damon. Dan bahkan sebagai wanita, aku ngerasa minder sama cuantiknya mbak Rachel Weisz. Sepanjang film sering bosen dan ngantuk, tapi sering juga kaget karena scene-scene penuh kejutan yang memang keren. Bagi yang belum nonton Bourne Trilogy, mending nonton dulu deh. Soalnya di film ini nggak diceritakan asal-usul Treadstone, Bourne, Blackbiar, dll. Penonton awam bakalan bengong dengan Bourne Legacy ini. Sampai film selesai pun, yang teringat adalah adegan kejar-kejaran yang seru dan menegangkan, bukan apa tujuan mereka melarikan diri. Banyak yang bilang endingnya gantung. Hei itu bukan nggantung. Itu ending khas Bourne yang memang nggak akan diselesaikan dengan semua penjahat mati dan dihukum, terus yang nggak bersalah hidup bahagia selamanya. Menurutku, itu ending yang cukup adil kok.

Rachel Weisz cantik badai
Nggak ngerti kenapa, tokoh Aaron Cross ini seakan numpang lewat aja. Bourne bukan Bourne tanpa ada tokoh Bourne. At least, film ini layak banget ditonton untuk yang suka film action yang pake baku tembak, balapan, dan kejar-kejaran. Dan aku memang suka dengan film yang ada hubungannya dengan intel dan tokoh yang serba bisa. Bisa bikin bom, jago tembak, jago dalam mengelabuhi musuh, dan ahli dalam pengobatan. Pengeeen punya keahlian kayak gitu deh biar kalo aku nyasar tetep bisa bertahan hidup haha #emangmaupergikemana #abaikan #cumaobsesi. Pada akhirnya, aku lebih suka liat Jeremy Renner dengan panahnya dan kerja sama Tony Stark, Thor, Black Widow, dan Captain America daripada liat dia jadi agen rahasia :))

bang..balik dong bang.. 

Kamis, 19 Juli 2012

Somewhere Only We Know

I walked across an empty land
I knew the pathway like the back of my hand
I felt the earth beneath my feet
Sat by the river and it made me complete

Oh simple thing where have you gone
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin

I came across a fallen tree
I felt the branches of it looking at me
Is this the place we used to love?
Is this the place that I've been dreaming of?

Oh simple thing where have you gone
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin

So if you have a minute why don't we go
Talk about it somewhere only we know?
This could be the end of everything
So why don't we go
Somewhere only we know?

Oh simple thing where have you gone
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin

So if you have a minute why don't we go
Talk about it somewhere only we know?
This could be the end of everything
So why don't we go
Somewhere only we know?

This could be the end of everything
So why don't we go
Somewhere only we know?


Salah satu lagu favorit sepanjang masa.

Senin, 09 Juli 2012

Sayangi Bukumu

Holiday is comiiiiing *nari tor-tor*

Saatnya beres-beres kamar, ruangan belajar, masukin buku-buku semester lalu ke gudang, dan yang terpenting.. ngeloak buku kalkulus I dan II *tapi jangan deh eman satu 40rb.


Akhirnya jadi keinget sama koleksi buku-buku di lemari yang hampir satu semester tidak terjamah. Alhasil ada salah satu buku yang agak menguning. Sedih, bener-bener sedih :( padahal itu bukunya belum sempet dibaca. Biasanya sih aku rutin ngerawat buku-buku ini. Tapi, karena semester ini sibuknya minta ampun, jadi melalaikan mereka deh.

Tapi gak ada kata terlambat dong, sebelum makin parah, mereka harus rutin dirawat lagi kayak dulu. Nah, berikut ini langkah-langkah yang biasa aku pakai buat ngerawat buku-bukuku selama ini. Alhamdulillah manjur kok.
  • Setelah membeli buku, segera disampul pake plastik bening (seperti mika) terutama untuk yang softcover. Untuk yang hardcover terserah sih. Kalau dirasa sampul luar kuat, gak perlu sampul plastik lagi gakpapa kok, terus ditata rapi di tempat penyimpanan dan disusun sesuai kategori untuk memudahkan pencarian.
  • Buat inventaris buku yang isinya judul, tanggal pembelian, jumlah halaman, dll. Kalau perlu tulis tanggal pembelian serta identitas pemilik di sudut buku. Hal ini dilakukan untuk menghindari buku yang dipinjam hilang, kan kalau koleksi buku kita banyak gak mungkin ngehafalin satu-satu hehe.
  • Sediakan pembatas untuk tiap buku juga jika dibutuhkan dan jangan sekali-kali melipat atau menandai halaman yang sedang dibaca, karena bisa rusak dan mengganggu pemandangan.
  • Kalau buku dipinjam, catat dengan tertib siapa dan buku apa yang dipinjam, dan bilang, kalau bisa jangan sampai buku tersebut difotokopi karena bisa merusak lem dan jilidan.
  • Pas mau membaca, pastikan tangan bersih dan kering. Jangan membaca sambil tiduran *kasian dong mata kita* dan hindarkan buku dari air, minyak, makanan, debu, matahari, dan tanaman.
  • Untuk tempat penyimpanan, pastikan tidak lembab, jauh dari sinar matahari dan air, serta memiliki sirkulasi yang baik. Menggunakan lemari yang tertutup dan terbuka ada keuntungan dan kelemahan masing-masing. Untuk yang tertutup, buku akan terhindar dari debu, tetapi mudah lembab. Untuk mengatasinya, sering-sering saja membuka lemari satu-dua jam tiap minggu untuk sirkulasi udara. Sedangkan untuk lemari terbuka, sirkulasi udara baik, tetapi buku mudah berdebu. Asalkan kita rajin bersih-bersih, buku akan tetap bersih kok.
  • Posisi untuk meletakkan buku yaitu diberdirikan dan dikelompokkan sesuai ketinggian buku agar punggung buku tidak rusak. Selain itu, jangan mengisi rak buku terlalu penuh. Sebaliknya, jika koleksi kita masih sedikit, gunakan bookend untuk menahan posisi buku.
  • Yang terpenting, rutinlah merawat buku. Bersihkan rak seminggu sekali dan merotasi posisi buku sebulan sekali. Selain itu, tiap sebulan sekali, angin-anginkan buku dan periksa agar tidak ada halaman buku yang menempel satu sama lain.
  • Untuk menghindari rayap, udara lembab, bau, dan jamur, bisa digunakan berbagai cara baik yang alami atau pakai bahan kimia *bisa dicari di google*. Aku sih pilih yang praktis ya, jadi aku lebih memilih pakai bahan serap air biasanya dengan merk Bagus Serap Air *bukan promosi loh*. Kenapa? Karena produk ini menyerap udara lembab, mencegah rayap, menghindari pertumbuhan jamur, dan menghilangkan bau. Semua masalah diselesaikan dengan satu produk huehehe. Kita cuma perlu mengisi ulang kalau air yang diserap sudah melebihi batas yang ditentukan. Pas pertama pake, sempet heran juga air sebanyak itu darimana coba haha. Harganya juga murah pula *ini beneran bukan promosi rek*. Selain pakai serap air, aku juga pakai kapur barus sebagai perlindungan ganda. Berdasarkan pengalaman, jangan meletakkan kapur barus di rak buku begitu saja karena lama-kelamaan bisa merusak sampul plastik (plastiknya kayak meleleh). Jadi sebaiknya diletakkan di kotak plastik, baru masuk rak buku.
  • Terakhir, kalau ada buku yang rusak, jangan panik, jangan dirombeng, dibuang bahkan dibakar. Buku yang rusak pasti bisa diselamatkan meskipun hasilnya tidak akan sama seperti semula. Untuk kerusakan seperti halaman lepas, sobek, cover lepas, bisa dilem ulang (untuk yang covernya pakai lem), dijahit ulang (untuk buku yang dijahit) atau disteples (untuk buku yang disteples). Kalau cover yang sobek, bisa diisolasi atau kita membuat cover baru, tinggal cari gambar yang sama di internet, pakai kertas tebal, dilem, selesai
Yang terpenting adalah, sayangi buku-buku koleksi kita, rutin merawat, dan melakukan penyelamatan jika terjadi kerusakan. Memang cara-cara di atas ribet dan terasa berlebihan hanya untuk buku. Tapi, nggak mau dong kalau koleksi kita yang nggak murah ini, rusak karena tanpa perawatan?

“Aku rela dipenjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― Mohammad Hatta

Selasa, 26 Juni 2012

Prometheus

Sebelumnya udah pernah denger Prometheus belum?
Yang doyan mitologi Yunani pasti tau deh. Prometheus adalah salah satu nama titan di mitologi Yunani. Dia ini dewa penciptaan, jadi dikisahkan Prometheus ini yang menciptakan manusia.

Oke tapi Prometheus yang ini gak ada hubungan sama mitologi Yunani....

Jadi begini, Rabu, 20 Juni 2012, pagi-pagi udah nampang di kampus karena mau asistensi terakhir praktikum Rangkaian Digital. Hari itu mood lagi berantakan, ditambah sedih dan kecewa gara-gara nilai RL yang... gak usah dibahas. Kebetulan pas asistensi sebelahan sama Maya, akhirnya setelah asistensi selesai, kami memutuskan untuk nonton di bioskop favorit mahasiswa ITS, Pakuwon City. Dengan penonton yang dikit, ditemani popcorn caramel dan Fanta biru yang lebih mirip spirtus sebenernya, kita akhirnya nonton Prometheus.

Prometheus sebenarnya tidak berbeda dengan film bertemakan alien-lawan-manusia yang sudah berjibun jumlahnya. Malah denger-denger, Prometheus ini adalah prekuel dari film Alien nya James Cameron *CMIIW. Cerita tentang sekelompok manusia dengan alat super duper canggih, datang ke tempat belantara dan akhirnya harus bertahan hidup dari alam dan penghuninya yang non-manusia, bukan sesuatu yang baru lagi. Menurutku yang beda cuma detail cerita dan efek dari film ini terlihat baru dan modern. *Spoiler Alert* inti ceritanya sebenernya adalah ilmuwan yang nyari siapa pencipta manusia. Jadi, kalau nonton film ini jangan ngomel-ngomel dengan penggambaran "Tuhan" mereka yaaa. Permasalahannya adalah banyaknya hole-hole di film ini yang bikin mikir banget dan masih nggak terjawab sampe sekarang. Mungkin baru akan terjawab di sekuelnya deh. Film ini juga banyak adegan yang jatuhnya malah bikin ketawa. Akhirnya pendapat penonton terbelah dua. Yang freak sama Alien Quadrology pasti ngomel, tapi yang freak science fiction bakal memuji film ini.
Yang jelas, Prometheus sukses bikin aku mikir semalaman dan lupa sama R.

They went looking for our beginning. What they found could be our end.

Kamis, 21 Juni 2012

Europhoria 2012

*ehem, sorry for this late post*
*post ini ditulis di sela-sela nungguin screening Himpunan*

Pesta sepak bola antar negara terbesar di Eropa kembali berlangsung. Event empat tahun sekali ini, dibuka pada tanggal 8 Juni 2012 - 1 Juli 2012. Harusnya ini euforia banget kan ya, sayangnya jadwalnya tubrukan sama UAS *sigh*. Nah kali ini, yang jadi tuan rumah Polandia dan Ukraina.
Ada 16 negara peserta yang dibagi ke 4 grup yaitu..
Grup A : Republik Ceko, Yunani, Rusia, Polandia
Grup B : Jerman, Portugal, Denmark, Belanda
Grup C : Spanyol, Italia, Kroasia, Republik Irlandia
Grup D : Inggris, Perancis, Ukraina, Swedia

*yang di-bold itu yang lolos ke semifinal
loh kok Belanda gak di-bold? iya memang seperti itu adanya, ini buka typo.

Jadi, grup B emang udah digembar-gemborkan karena termasuk grup neraka. Kenapa disebut grup neraka? Karena di dalamnya termasuk negara-negara yang bagus dan seharusnya mereka bertemu di semifinal saja. Nah, orang-orang pasti mikirnya walaupun nggak gampang, palingan Belanda sama Jerman yang lolos fase grup. Iya kan? Tapi nyatanya..
Match Day 1.. Belanda kalah secara mengejutkan 1-0 dari Denmark
Match Day 2...Belanda kalah sama Jerman 2-1
Match Day 3...Belanda kalah sama Portugal 2-1

dan akhirnya Belanda harus pulang dengan poin 0...

*NGAKAK XD
Kenapa daritadi cuma bahas Belanda?

Iya, soalnya aku pendukung Belanda....
Aku dukungnya bukan karena dia runner-up piala dunia 2010, bukan juga karena ada van Persie di situ. Tapi emang karena aku suka aja sih....

Sekarang EURO udah nyampe babak semifinal. Sekarang dukung Jerman aja deh yang menang, tapi tetep Arsenal kok yang di hati.

Sabtu, 31 Maret 2012

Happy Hunger Games!

Josh Hutcherson
Remember him? Yap dia adalah Josh Hutcherson. Aktor cilik unyu yang dulu main di Zathura dan Bridge To Terabithia. Dan di film ini dia udah keliatan dewasa banget *ya iyalah dia hidup*. Karena Josh yang main nih jadinya aku tertarik sama film ini. Lagi jadi Box Office juga kan.

Jadi, ini film ceritanya ada sebuah negara yang aneh. Benar-benar aneh berasa lagi nonton Alice in Wonderland *harus nonton sendiri film ini biar tahu dimana keanehannya*. Di negara ini ada 12 distrik yang dalam bertahan hidup, mereka menukar nama mereka dengan bahan makanan. Nama-nama yang terkumpul nantinya akan diundi tiap tahun, diambil 1 cowok 1 cewek per distrik untuk bertarung melawan perwakilan dari 11 distrik lainnya dalam Hunger Games. Jadi semakin sering mereka minta makanan, semakin besar peluang nama mereka muncul. Dan dalam game ini, hanya akan ada satu pemenang yaitu dengan cara membunuh semua peserta lainnya.

Prim Everdeen adalah orang yang terpilih untuk mewakili distrik 12. Dia punya kakak yang bernama Katniss Everdeen, cewek yang jago panah dan berburu yang dekat *atau bisa dibilang pacaran* dengan Gale (Liam Hemsworth). Tapi karena Prim masih kecil, Katniss Everdeen gak rela adiknya yang dipilih dan akhirnya menawarkan diri menjadi volunteer menggantikan adiknya. Dari yang cowok, Peeta Mellark (Josh Hutcherson) yang terpilih. Mereka akhirnya dibawa di pusat negara (Capitol), berkumpul dengan 22 peserta lainnya dan dalam beberapa hari diberi pelatihan, diwawancarai, dirias, dan lain-lain. Enak banget keliatannya..tapi inget.. mereka di sini untuk mati.

Spoiler alert.. yang belum nonton mending jangan baca.
Sampai akhirnya Hunger Games dimulai dan seperti bisa ditebak, pemain utama yang bertahan sampai akhir lah. Petinggi-petinggi dalam negara ini bener-bener bertindak seperti Tuhan. Karena dalam game ini mereka bebas memberi pertolongan sekaligus rintangan bagi para peserta. Dan orang-orang dari setiap distrik pun bisa melihat apapun yang peserta lakukan. Ternyata, Peeta udah suka sama Katniss dari dulu *unyuuuu* dan peraturan game secara sepihak diubah menjadi, pemenang boleh 2 tapi harus dari distrik yang sama. Jadinya mereka berdua terus nih kemana-mana *Peeta keenakan tuh*. Oya, semua yang terjadi dalam game, entah siapa yang meninggal atau siapa yang lagi bertarung bisa dilihat oleh semua orang di seluruh distrik. Gale yang melihat kemesraan Katniss dan Peeta cemburu deh ngeliat apa yang mereka lakukan. Kalo jadi Katniss ya bingung lah pilih Peeta apa Gale. Mereka sama-sama gantengnya *tetep*.

Full Cast
Can't wait for the sequel, Catching Fire!!! Menabung buat beli novelnya juga yuk ~

Best scene and best quote from this movie :
Peeta Mellark: I remember the first time I saw you. Your hair was in two braids instead of one. I remember when you sang in the music assembly and the teacher said "who knows the valley song" and your hand shot straight up. After that, I watched you going home everyday. Everyday. Well... say something. 
Katniss Everdeen: I'm not good at saying something. 
Peeta Mellark: Then come here. Please? 
dan mereka berpelukan dan.... *kasihan Gale*

Happy Hunger Games! May the odds be ever in your favor!

Bedah Buku NASIONAL.IS.ME

24 Maret 2012
mini holiday! Jumat-Sabtu-Minggu libuuur

Dan Sabtu ini, aku ikut bedah buku NASIONAL.IS.ME dari penulisnya langsung yaitu Pandji Pragiwaksono yang diadakan jurusan Statistika ITS.

Kenal orang ini kan guys?
Orang ini multiprofesi. Nulis buku iya. Penyiar radio iya. Kerja kantoran iya juga kayaknya *sotoy*

Dia yang memopulerkan StandUp Comedy di Indonesia bersama Raditya Dika dan lain-lain. Dia juga yang ngisi acara Provocative Proactive di Metro TV. Sering banget lewat di timeline twitter dengan pemikiran-pemikirannya. Dia suka basket dan fans Manchester United banget. Pokoknya dia orang yang sangat kreatif menurutku. Bisa dibilang, dia figur anak muda yang masih mau berjuang dan optimis untuk Indonesia lewat kreatifitasnya. Baik dalam buku, program TV, dll. Dengan sosoknya yang sebagai figur itu, secara tidak langsung, dia meng-influence anak-anak muda Indonesia untuk optimis pula.

Inilah yang bikin aku jadi pengen ikut bedah bukunya. Awalnya yang ikut aku, Mufi, Maya, sama Azwar. Tapi karena Mufi pulkam, akhirnya digantiin sama Ayak. Dan Azwar lupa jadwal, akhirnya kami hanya bertiga. Bertempat di Lantai 3 Gedung Pasca Sarjana ITS, kita ketemu mbak-mbak E48 di sana hehe. Aku sama Maya akhirnya beli NASIONAL.IS.ME. Lumayan kan bisa dapet tanda tangan langsung dari Pandji terus bisa foto juga.

Pandji baru keluar sekitar jam 10. Selain ngobrolin tentang bukunya, kita juga tanya-tanya tentang kesehariannya. Dari acara ini, ada beberapa omongan Pandji yang nyantol banget di otak.
Kan ada yang tanya, gimana kalau ada mahasiswa yang sebenernya gak sreg sama jurusan yang diambil padahal udah kuliah lama?
Jawabnya : Jalanin aja kuliah kalian. Tapi kalian tetep harus main. Temukan dimana minat kalian sebenarnya. Cari apa passion kalian *super sekali.. inilah yang selama ini aku lakukan haha*
Ada yang tanya lagi, gimana sih caranya menumbuhkan minat baca pada generasi muda?
Jawabnya : Yang bener bukan menumbuhkan, tetapi menemukan minat kalian. Kalau kalian nemu apa minat kalian, sesusah apapun masalah yang kalian hadapin pasti nyelesaiinnya gampang

sempet foto bareng heheh
Pertanyaan terakhir, kan bentar lagi pemilu. menurut Bang Pandji, gimana kinerja pemerintahan saat ini dan siapa calon presiden idaman abang?
Jawabnya : Menurut saya, pemerintahan SBY itu gak buruk. Malah paling baik di antara presiden yang lain karena dia dua kali terpilih dan sampai saat ini tidak ada yang menjatuhkannya. Kalau saya boleh milih, tapi gak tau orang ini nyaloni apa nggak, saya milih Anis Baswedan.

Ada kata-kata yang aku paling suka. Kira-kira begini..
"Kita itu gak seharusnya bersembunyi dan berlindung dalam keseragaman. Perbedaan itu bukan dibuat untuk menjadi satu, tetapi untuk bersatu. Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda tetapi tetap bersatu, bukan tetap satu."

Selamat Datang E51

*uhuk*
Yang di kanan bisa dengar suara saya? Yang di  kiri bisa mendengar suara saya?
Sounds so familiar, right?

16 Maret 2012
Hari Jumat. Seperti biasa, kami menjalani ritual maba, yaitu konsolidasi. Tapi kali ini agak beda. Tempatnya di Teater B, dan kami diberi waktu untuk mengumpulkan 100% angkatan. Dan besoknya itu kuis Rangkaian Listrik loh sodara-sodara. Tapi, kami tetap tidak bisa mengumpulkan 198 orang. Ya sudahlah. Akhirnya konsol dimulai. Berapa kehadirannya, progress Baksos, target Baksos, jaminan, bla bla bla sampe selesai jam 5 sore. Kami tidak pernah menyangka kalau sore itu adalah konsolidasi terakhir kami sebagai maba...

17 Maret 2012
KUIS RANGKAIAN LISTRIK *die*
Setelahnya kita terpencar-pencar. Ada yang pelatihan nugget, nyiapin venue, nyiapin konsumsi, atau mungkin ada yang tidur juga di rumah #ups. Kalau aku sih sorenya ada KPP LKMM Pra-TD yaitu Baksos juga di panti asuhan BJ.Habibi daerah Keputih *aku adel septy dan novi sempet kejebak badai nih*. Malemnya kami mampir beli doorprize buat Baksos esok hari.

18 Maret 2012
Hari H tiba.
Kumpul di Elbud pake kaos gerigi yang ijo unyu-unyu bala-bala itu sambil bawa perlengkapan.
Satu per satu acara yang sudah dijadwalkan pun dilaksanakan.
Sampai akhirnya kami selesai istirahat sholat, makan siang, dan balik ke jurusan.
Hahahaha sebenernya udah pada deg-degan kan teman-teman semuanya.
Dan memang itulah hari kami.
Kumpul di lapangan futsal depan gedung baru, ada yang beda nih. Pagernya ditutupin kain hitam dan suasananya hening. Setelah sekitar 15 menit evaluasi Baksos dari Himpunan (pas evaluasi suasana masih aman terkendali), tiba-tibaaaa...
MABA 2011! *serentak jawab SIAAAAP!
Dan tiba-tiba saja banyak warga. Banyaaak sekali. Hari Minggu gituloh guys, mereka semua kumpul dari lintas angkatan, pakai jaket Hima pula. Yasudah berarti jelas ini nih hari eksekusi kami.
Kami dipisah, yang cewek ikut warga cewek, yang cowok dibagi jadi beberapa kelompok kalo gak salah. Dan aku inget banget itu sesinya dari jam 13.30-15.30. Bayangkan guys, dua jam! Dan intinya. kita disuruh menyatukan suara milih antara jadi warga apa jumper? Dan sebenernya gak jelas juga suara kami pada akhirnya banyakan pilih yang mana. Mungkin karena kami yang keras kepala dan bingung harus bersikap gimana, pada akhirnya sesi itu gak ada penyelesaiannya. Sampe akhirnya keluar kalimat, "Pokoknya hari ini adalah keputusan final!" jeng jeng... agak agak lebay gimana gitu...
Akhirnya warga pergi dan menggantungkan kami, kemudian  situasi dikendalikan Himpunan.
Kami disuruh pulang saja... tapi... lewat kantin *bener-bener mencurigakan* *ini anak-anak udah mulai grusak grusuk gak jelas*. Tiba-tiba.. Haekal angkat tangan dan tanya, "maaf mas, trus tas kami gimana?". Buahahaa itu aku pengen ngakak di tempat rasanya. Trus Mas nya kalo gak salah bilang "iya itu nanti kami yang mengurus" CMIIW. Paling itu Mas nya pengen ketawa ya kan ya kan ngaku aja Mas.

Akhirnya kita jalan beriringan lewat kantin. Dan sebuah kesalahan karena depanku Nungki. Belum apa-apa dia udah ketawa-ketiwi aja haha. Sampai di antara gedung AJ dan Gedung B, Mas Yoga sebagai Kahima ngasih pesan-pesan buat kita. Kita disuruh bikin formasi dalam bentuk huruf "e" dan kalimat terakhirnya, SELAMAT TINGGAL ANGKATAN 2011, SELAMAT DATANG E51!
*sambil ada poster selamat datang turun dari jembatan penghubung gedung A dan B*
*sambil kami berpelukan terharu*
*sambil disiram pake berbagai macam air dari atas gedung*
Pas aku ngeliat sekeliling, ternyata di atas udah banyak banget warga kumpul lagi *ada yang masih sambil nyiram kami*. Setelah sambutan dari komting-komting angkatan atas, kami lari-larian ngejar mas dan mbak yang selama ini selalu berurusan dengan kami, bilang makasih sambil bikin mereka basah.
Sempet panik juga karena Maya sama Ayla drop, tapi alhamdulillah mereka nggak kenapa-kenapa.

Kami pulang dengan senyum *dan basah dan bau tentunya*.Tujuh bulan itu bukan waktu yang sebentar, bener kan teman-teman?
Dari pas awal masuk gondrong, trus gundul, dan sampe gondrong lagi sekarang.
Dari yang masih malu-malu sampe ada cinlok cinlok halah haha.
Dari IPITS sampai Baksos dengan 16 kegiatan di antara keduanya.
Dan dari Angkatan 2011 hingga ke E51.

Walaupun pas dibaiat kehadiran gak 100%, tapi kalian selalu 100% di hatiku kok #eaaaa
Tunggu sampai kita kangen dengan serangkaian kegiatan yang sudah kita lalui.
Semoga kedepannya kita bisa tetep bersatu ya teman-teman, tetep langgeng, tetep jadi satu keluarga dan selalu belajar untuk lebih baik lagi *duh bahasaku*

Basah dan bau :(

Senin, 30 Januari 2012

Road To School (dan main) ke Kediri

29 Januari 2012
Bangun jam 03.30 WIB, mandi dan bersiap menuju Terminal Bungurasih. Nyampe sana sekitar jam 5 pagi. Padahal janjiannya jam setengah 5. Haha tapi kami memang sudah sama-sama sadar, perlu setengah jam untuk molor jadi janjiannya setengah jam lebih awal dari kenyataannya. Sekitar jam 5.15 udah kumpul aku, Adel, Riza, dan Rani. Kurang Citra!! Ternyata Citra bangun kesiangan. Kita udah panik nungguin dia sambil berdoa supaya busnya belum berangkat. Karena bus patas selanjutnya baru datang jam 06.30. Akhirnyaaa jam 05.30 Citra datang. Kita naik ke bus, dan alhamdulillah dapet kursi belakang sendiri yang isinya 5. Pas deh :)
Di dalem kita cerita-cerita. Ternyata mereka semua baru pertama kali naik bus antarkota gini. Ekspektasi mereka bus kota itu rame, panas, ndusel-nduselan dan kotor. Nah kita kan naiknya yang patas AC jadinya udah kayak bus pariwisata gitu. Penumpangnya juga tertib. Kalo aku dulu udah pernah ke Malang pas jamannya tes-tes di Polinema naik bus gini. Jadi udah gak kaget.
Oke dan btw.. ternyata.. Citra gak mandi karena kesiangan. #ups keceplosan

Baru keluar Surabaya, Rani udah ilang aja. Dan tidak lama kemudian, ternyata aku ketiduran juga. Sampe akhirnya nyampe Kertosono, baru kita galau mau turun dimana. Sampe akhirnya Citra memberanikan diri bilang kita mau turun di terminal Temanan apa Tamanan gitu *lupa. Dan dengan santainya pak kernet bilang, "Iya nanti tak bilangin". Oke akhirnya kita tenang.
Nyampe terminal, gak nunggu lama kita dijemput sama Feisal dan Wahyu. Akhirnya naik mobilnya Feisal menuju tujuan pertama kita untuk memenuhi kebutuhan pokok dan paling krusial...sarapan! Dan kita sarapan di Warung Prasmanan Prima. Unik, soalnya warungnya di bawah tribun stadion Hayam Wuruk.

Udah kenyang, kita kembali pada tujuan awal kita.. RTS. Dan kita mengunjungi SMAN 3 Kediri. Di sana udah ada Alif, Kuncoro, Slamet, Yoga. Sekolah yang unik karena tata kelasnya mirip SMAN 16 Surabaya. Bel nya pake bilingual dan pake lagu yang lagi hits. Dan...ini adalah RTS ter-absurd yang pernah kuikuti. Jadi RTS kita bareng sama Campus Expo. Jadinya kita hanya berperan kecil di sini. *cerita lengkapnya bisa tanya ke kami secara pribadi* *takut dibaca orang-yang-kita-harap-tidak-baca-posting-ini* u-know-who

Sekitar jam 12, kita beli makan siang dulu yaituuu nasi jamur bakar (jadi bumbunya kayak sate ayam gitu) dan ada sate bekicot juga *eww (jelas yang satu ini aku gak nyoba). Trus kita ke masjid Agung buat sholat dzuhur dulu. Dan.. ini bagian yang paling menarik sepanjang hari itu..

Ini pas kita turun, trus jalan kaki menanjak

Kita menuju wisata Besuki. Kata tourguide kita (baca: wahyu) kalo nyari tempat adem, ya ke air terjun Dhoho aja. Dan jalannya minta ampun. Naik, turun, belokan curam, dan bekas longsoran pun ada. Sampe di tanjakan paling curam, mobil APV nya feisal gak kuat naik jadi kita turun dan jalan kaki. Secara pribadi aku merasa bersalah karena jelas, beban terberat ada di aku. 

Kayak gini nih tangganya. Ini 1/10 jumlah belokan
Nyampe sana, ternyata lumayan sepi. Akhirnya kita langsung turun... lewat tangga.. sebanyak... 1000 atau mungkin lebih. Tangganya dari batu, kadang curam, becek, dan ada ular lewat pula. Biasanya kalo jalan turun kan enteng ya, tapi ini enggak. nyampe bawah kita udah seperti kehilangan separuh nyawa. Tapi air terjunnya bagus. Aku sangat suka suasana gunung yang adem, lembab, bau cemara dan pinus, dan tanpa matahari. Serasa lagi di hutan Twilight #halah #dasarfangirl. 
Kita sempet foto-foto di sana sampe akhirnya mulai kedinginan dan memutuskan untuk siap-siap naik lagi. Dan guys, naik 1000 tangga itu 5x lebih butuh perjuangan daripada naiknya. Apalagi Adel. dia kayaknya udah gak kuat gitu, sampe tasnya dibawain Kuncoro. Tapi temen-temen yang cowok dengan sabar nungguin yang cewek duluan. Ini loh rek yang namanya empati. Muncul tanpa disuruh dan tanpa dibentaki. Datang dari hati nurani dan rasa untuk melindungi . #yaAllahbahasaku

Udah di atas dengan teparnya. Trus kita sholat Ashar di musholla. Tiba-tiba kita panik karena mulai hujan dan kabutnya buanyaak. Akhirnya kita cepet-cepet pulang. Ternyata di jalan udah ketutup awan jadi pandangan cuma radius 5 meter. Tapi temen-temen yang naik motor (Alif, Yoga sama Slamet) mandu Feisal yang lagi nyetir biar gak salah jalan.

Jujur aku masih penasaran, aku, rani, adel melongo gitu ngeliatin apa ya?
Full team, minus Slamet yg lagi motoin
Full team minus Wahyu yang lagi motoin
Ini Yoga sama Alif yang lagi bermesraan di bawah air terjun
Aku sama Adel yang lagi-lagi melongo entah karena apa...
Balik ke Kota Kediri, kita beli oleh-oleh dulu sebelum pulang. Aku sih belinya yang kesukaanku doang. Ada tahu kuning (ke Kediri gak lengkap kalo gak bawa ini) *Riza borong tahu hahaa*, keripik tempe, sale pisang, dan madu mongso. Kita mampir dulu di masjid buat sholat Maghrib. Dan akhirnya perjalanan pulang dimulai. Kita nganterin abang Kuncoro balik ke asramanya di Kampung Inggris, Pare (dia ikut pelatihan bahasa inggris 2 minggu disini). Dan akhirnya kita yang dari Surabaya dianter sampe Kertosono. Lumayan jauh dari Kota Kediri.. Nyampe sana kita dicariin bus sama Wahyu.Teman-teman saya nih baik-baik sekali haha.. Akhirnya kita duduk manis di bus yang lumayan penuh (jadi kita duduk misah-misah) dan sampai di terminal Bungurasih sekitar jam 10.30. 

Had so much new experiences on that day. Thankyou so much to Feisal, Wahyu, Slamet, Alif, Yoga and Kuncoro for the very nice welcoming. I'll go there again, soon!
Kita udah ngerepotin, udah diajak keliling gratis, dicariin makanan khas sana, makasi makasih makasih pokoknya. 

Rabu, 25 Januari 2012

Simple Plan: Get Your Heart On! Indonesia Tour 2012

I'm an Astronaut!

Sekitar dua bulan yang lalu, ada info Simple Plan mau konser di Indonesia. Awalnya nggak kaget sih, toh mereka pernah kesini sebelumnya. Tapi..ternyata mereka gak hanya ke Jakarta! Mereka ke Surabaya jugaaa! Dan venue nya di Convex Hall Grandcity Surabaya. Singkat cerita, akhirnya aku sama Riska janjian mau nonton. Riska sih emang Astronaut buangeeet dari dulu. Kalo aku, suka sama musik mereka dan hafal beberapa lagu tapi nggak segila Riska haha. Dan akhirnya kita menabung selama sebulan. Sampe akhirnya pembelian tiket dibuka dan tabungan kita cukup, beli deh. Padahal belum tau dizinin berangkat apa nggak sama orang tua kita. Naluri bonek kita emang sudah mendarah daging (?)
Dan saat yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. 17 Januari mereka konser di Jakarta dulu. Paginya mereka muncul di Dahsyat. Errrrr. Kenapa sang promotor harus bawa mereka di acara macam itu? Bagi tiket secara cuma-cuma pula? Di antara remaja ababil itu pula? Ada yang dipeluk sama Chuck dan Jeff pula!

18 Januari 2012
Wohoo. Akhirnya hari ini tibaa! Siangnya aku ada RTS ke SMAN 16 Surabaya terus cus ke rumahnya Riska. Ganti baju di sana dan ngerjain LPJ di sana juga. Abis maghrib kita berangkat, dan sekitar jam 7 malem udah di dalem venue.
Simple Plan :)
Konser dimulai jam 8 dengan Kotak sebagai band pembuka. Di sana Kotak nyanyi kalo gak salah 5 lagu sampe jam setengah 9. Pas Kotak tampil aku masih yang stay cool gitu, masih nyimpen tenaga. Setelah nunggu Check Sound setengah jam...akhirnya jam 9 SIMPLE PLAN MUNCUUUL!! waaa langsung seisi gedung histeris. Langsung deh aku ikutan loncat-loncat dan teriak-teriak haha.

Mereka bawain 19 lagu, di antaranya Shut Up, Can't Keep My Hands of You, Jump, When I'm Gone, Thank You, Addicted, My Alien, You Suck at Love, Your Love is a Lie, Astronauts (pas lagu ini Pierre ngajak kita nyalain handphone biar kayak bintang gitu :3), Summer Paradise, Jet Lag (duet sama Tantri Kotak), This Song Save My Life, Welcome to My Life, I'll Do Anything, Loser of The Year, I'm Just a Kid,   dan terakhir..mereka bawain lagu Perfect :"). Mereka sempet medley lagu Forget You dan Raise Your Glass.

Formasi Lengkap
Ini pas Pierre ngomong pake bahasa suroboyoan
Dan akhirnya konserpun berakhir. Mereka sempet lempar-lempar stik drum, pick gitar, handuk, dan lain-lain. Selama konser mereka juga sering ngomong "Surabaya, piye kabare?", "Terima kasih, matur nuwun" dan "Wani piro?" haha kocak banget mereka.
Ini merupakan konser artis luar negeri pertama yang aku tonton (kemana aja neng?) Excited dan puas banget.
Satu hal yang bikin aku suka sama Simple Plan adalah karena mereka rukun gak pernah ganti personil. Mereka juga ramah banget sama fans mereka.

Pierre and Seb
Pierre dan David goyang pantat XD
Pieree kibas-kibas kaosnya :3 kurang bukanyaaaaa

And my heart, heart, heart is so jetlagged~

Road To School SMAN 16 Surabaya

Dulu nih pas masih SMA, mas-mas dari Teknik Elektro ITS kan pernah promosi ke kelas #Brandcap. Dan yang aku ingat, hanya aku yang antusias dan bener-bener pengen tau. Sampe pin nya tak simpen selalu di tas. Jadi tiap buka tas inget aku mau masuk jurusan ini! cemunguut!

Dan akhirnya setelah masuk sini, pengennya..besok kalau ada promosi ke SMA harus ikutan! harus promosi ke SMAN 16! hehee. Ternyata, itu emang udah proker buat maba. Jadi kita satu angkatan diberi amanah utnuk promosi ke sekolah-sekolah sekalian memperkenalkan tentang lomba yang mau diadakan di Elektro.

Full Team RTS SMAN 16 Surabaya
Dan akhirnya, tanggal 18 Januari 2011 kemarin, kesampean deh road to school ke SMAN 16 Surabaya. Aku jadi penanggung jawab dibantu alumni dari SMAN 16 lainnya yang masuk Elektro. Dan sebagai PJ, ada tugas bikin berita acara dan laporan pertanggungjawaban.
Pas kita mengajukan proposal, kita dikasih waktu pas pulang sekolah (tipikal sixteen banget sih) trus dikumpulin dalam satu kelas. Kalau tahunku dulu kan mas mbaknya yang masuk kelas, kalau sekarang adek-adeknya yang dengan sukarela mau dateng. Namanya anak SMA, walaupun udah kelas tiga, kalau ada acara semacam ini yaa pasti jarang yang minat. Yaaah aku udah memprediksi ini sih sebenernya. Makanya sehari sebelumnya udah galau banget.

Pas hari-H, kita udah kumpul nih di sixteen. ternyata kita dapat tambahan pasukan dari kelompok sma 17. Sebenernya kita ngajak 3 senior. Ternyata yang dateng 6 (harus sedih apa seneng nih?). Dan seperti prediksiku, yang dateng gak penuh sekelas. Tapi kita profesional dong. Jadi kita tetep presentasi dengan sebaik mungkin. Alhamdulillah yang dateng antusias hahaaa

Pas evaluasi (yang diadakan di dapan ruang guru) kata mbak mas nya kita harus lebih banyak persiapan dan lebih bisa nge-lobby sekolah biar bisa masuk ke kelas-kelas gituuu. Trus atribut juga harus lebih diperhatikan.

Pas baca feedback, lucu-lucu sih. Ada yang bilang minat, ada yang enggak. Kebanyakan yang bilang enggak karena susah atau gak bisa fisika *dikira aku bisa fisika apaa*

pas presentasi
kayaknya yang berminat masuk Elektro segini ya hahaa
Penyerahan Sertifikat


Well done. Proyek selesai. Pengalaman baru yang tak terlupakan.

100% Electrical Engineering '11 ITS

11 Januari 2011
Hari ini adalah hari bersejarah bagi angkatan kami, Angkatan Teknik Elektro ITS 2011
Kenapa?
Karena hari ini akhirnya kita bisa terkumpul 100%!! 202 mahasiswa! Sungguh sebuah pencapaian #nadasarkas
Jadi semua berawal dari sini.....

6 Januari 2011
Sejak kemarin udah dijarkom, 26 cewek besok kumpul depan Teater C ketemu mbak-mbak senior. Oke dan keesokan harinya setelah UAS DST kita kumpul sama mbak Tata, mbak Desi, mbak Vina, mbak Nisa. Yang kumpul 25 cewek karena si Maya sakit dan udah dijemput sama orang tuanya. Setelah diskusi panjang lebar, (ehm gak usah diceritain ya apa aja yang dibahas) pokoknya dihasilkan satu keputusan. Cewek sebagai motor angkatan dan bla bla bla harus bisa mengumpulkan 100% angkatan sebanyak 5x sampai akhir Februari, entah mau liburan atau melakukan hal-hal lain dan harus ada bukti otentik. Dan yang harus ditekankan, ini TARGET bukan JANJI. *case closed*.
Akhirnya, wakomting kita tercinta, Lyza memutuskan untuk mengadakan rapat internal cewek hari Minggu di aula asrama (ini aslinya ilegal haha) untuk membahas gimana caranya kita bisa ngumpulin 100% angkatan. Setelah tercapai kesepakatan, diputuskan bahwa kita akan foto bersama hari Rabu setelah UAS Mattek.

*balik ke tanggal 11 Januari 2011*

Setelah UAS Mattek yang.. gak usah dibahas ya, akhirnya kita kumpul di dalam markas besar kita, Teater C. Kita pake batik warna warni yang unyu-unyu gitu haha. Akhirnya kita minta bantuan mas Aang buat motoin kita. Bahagia loh kawan, kita bisa kumpul gini.

Sampe Yansen yang supersibuk mau meluangkan waktu buat foto sama kita.
Sampe Edo yang lagi cacar dijemput dan akhirnya ikut foto sama kita.
Sampe mas Bagar yang dari 2010 (jadi ceritanya mas Bagar yang super duper pinternya ini sempet kuliah di SG, cuti kuliah di sini, trus tahun ini balik dan jadinya sekelas sama kita) ikutan foto sama kita.
Sampe mas Aang dari departemen Ristek mau motoin kita hehehe makasih mas.

dan akhirnya, proudly present...


Ribet kan lihat orang sebanyak ini. dalam lautan pria yang perlu dipertanyakan kejelasannya pula. Empat tahun kedepan akan bersama-sama mereka nih. Harapanku, semoga kita segera dibebaskan dari segala macam ritual mahasiswa baru ini ya haha.