Selasa, 24 Desember 2013

I AM SHERLOCKED

Can't wait any longer for new year's eve!
Bukan, bukan karena aku sudah punya agenda pesta, kumpul-kumpul, atau semacamnya tetapi tepat tanggal 1 Januari 2014 nanti, Sherlock season 3 is going to come up!

"Oh, I may be on the side of the angels, but don't think for one second that I'm one of them"
- Sherlock Holmes


I always love detective stories. Di saat teman sebaya bacanya Donald Bebek, aku bacanya Legenda dan Cerita Rakyat Indonesia. Dan di saat teman sebaya bacanya komik Doraemon atau Shinchan, aku bacanya Conan, DDS, dan novel Sherlock Holmes. Sempat heran juga kenapa Abi dan Umi oke-oke saja anaknya baca cerita detektif. Oke, abaikan kita balik ke serial Sherlock.
Sempat nonton salah satu episode serial Sherlock ini setahun yang lalu (bisa dibilang inilah momen love at the first sight ku ke Benedict Cumberbatch sebelum terpesona kembali di Star Trek : Into Darkness) tapi baru menyelesaikan nonton semua episode kemarin, tentunya berkat hardisk teman. Terima kasih, Ira!


Oke, bisa dibilang ini versi modern dari adaptasi Sherlock Holmes. Meskipun dengan beberapa perubahan, cerita yang diusung tetap sama dan dijamin nggak akan membuat gemas para fans setia Sir Arthur Conan Doyle. Serial ini sudah tayang dua season sejak 2010 dan di setiap season-nya, hanya ada 3 episode dengan durasi masing-masing 90 menit. Sherlock masih saja sang consulting detective yang jenius, cool, sombong dan nyebelin ditemani sahabatnya dr. Watson yang setia dan sabarnya minta ampun. Dan Moriarty, si arch-nemesis nya Sherlock, tetap insane seperti biasanya.

In front of 221B Baker Street
Nggak semua film/serial yang aku tonton akan kubahas di blog kecuali yang sangat menarik. Jadi, apa yang membuat Sherlock versi BBC ini berbeda dari adaptasi lainnya?
Ada banyak aspek yang menurutku membuat serial ini wajib ditonton. Pengubahan setting waktu ke abad 21 bukan malah merusak esensi cerita namun justru membuatnya luar biasa. Tempo cerita yang cepat tapi teratur, scoring yang pas, sinematografi yang indah, clues yang disebar di sepanjang cerita, dan kesenangan menebak pelaku kejahatan benar-benar tersaji dengan epic di serial ini.

Scene ini lucu sekali XD 
But, the most brilliant part of this serial is the cast. Benedict Cumberbatch tampil sangat luar biasa sebagai Sherlock Holmes. He's not freakingly handsome, but he has bloody damn charisma. Suaranya dan aksen britishnya secara otomatis membuatku menjadi salah satu Cumberbabes haha. Perawakan Ben yang skinny dan tatapan matanya yang tajam lebih sesuai dengan Sherlock asli. So, Robert Downey Jr, sorry to say but you'd better be Ironman. Dan untuk sang hobbit Bilbo Baggins dr. Watson yang diperankan Martin Freeman juga berhasil dibawakan dengan keren. Chemistry keduanya ngena, sampai-sampai aku harus menangis di akhir episode The Reichenbach Fall. Lucu juga ketika melihat kebersamaan mereka di The Hobbit : Desolation of Smaug :)))

Oh yeah, I'm one of your Cumberbabes!
Overall, serial ini benar-benar brilian. Setiap misteri di sini tidak akan membuat kita mikir terlalu keras, tetap diselingi dengan humor khas british, dan tentunya pesona Benedict Cumberbatch! Ups sorry, I just can't stop talking about him XD. Ah ya satu lagi, setting Sherlock adalah London, tempat yang paling ingin kukunjungi sekarang juga. So, that's all guys. Happy watching and thinking!

*btw, dimana ya bisa beli long-coat kayak punya Sherlock? 

Minggu, 15 Desember 2013

Still Believe in Happy Ending?

Setelah asal ngopi banyak film dari temen, kemarin secara random aku nonton film berjudul 5 Centimeters per Second, sebuah film anime berdurasi satu jam yang indah tapi... kejam. Setelah nonton, film ini meninggalkan kesan yang  melekat di kepala dan akhirnya mau nggak mau aku mencari info tentang film ini. Well, ini film lama guys sekitar tahun 2007 dan memang mendapat banyak tanggapan positif dari berbagai pihak. Oke, mari kita ke plot ceritanya..


Tohno Takaki  dan Akari Shinohara sudah bersahabat sejak kecil. Mereka sekolah di tempat yang sama dan karena memiliki banyak persamaan, mereka akhirnya dekat. Sampai suatu hari Akira harus pindah ke kota lain. Setahun kemudian tiba giliran Takaki yang pindah ke kota lain, yang membuat jarak keduanya semakin jauh. Jadi sebelum Takaki pergi, dia memutuskan untuk sekali lagi bertemu Akari. Dari situ sebenarnya Takaki sadar bahwa keduanya tidak akan bisa bersama karena jarak, ruang, dan waktu.

Kira-kira begitulah cerita untuk Chapter pertama yang berjudul Cherry Blossoms. Chapter kedua, Cosmonaut bercerita tentang bagian kehidupan Takaki setelah pindah dan menginjak bangku SMA. Dia berteman dengan Sumida Akane, cewek yang diam-diam memendam perasaan ke Takaki. Ugh, this chapter made me cry. Chapter terakhir, Byousoke 5 Centimeters, akan memperlihatkan akhir dari kisah Takaki dan Akari yang kejam namun sekaligus realistis.


Jadi, kenapa film ini begitu fenomenal?


Silakan tonton sendiri betapa indahnya visualisasi yang ditampilkan di sini. Setiap detail, mulai dari cahaya matahari, salju yang berjatuhan, dan bunga sakura yang berguguran terasa sangat nyata untuk sebuah film animasi. Oh, dan jangan lupa musik yang menemani sepanjang dan di akhir film juga sangat keren. Narasi yang disampaikan oleh setiap tokoh di setiap chapter membawa kesan yang dalam ehem.
Best scene: di chapter 2 Takaki dan Akane tinggal di kota yang dekat dengan Space Center. Keduanya melihat roket diterbangkan ke antariksa disusul penggambaran langit lengkap dengan bintang dan galaksi yang sangat breathtaking.


Makoto Shinkai, the author, berkata bahwa 5 Centimeters per Second adalah kecepatan jatuhnya kelopak bunga sakura di musim semi yang sekaligus sebagai representasi kehidupan dan bagaimana manusia yang hidup bersama akan berangsur-angsur berpisah dalam kehidupan mereka sendiri-sendiri karena halangan rutinitas, ruang, jarak, waktu, dan keadaan.


Jadi selama kita hidup, semua akan terus berjalan entah itu hal yang baik atau buruk. Hidup tidak selalu indah seperti yang kita bayangkan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita bersikap optimis dalam menjalaninya. Meski hanya lima centimeter per detik, suatu hari nanti jarak dan waktu yang kita tempuh akan berakhir pada tujuan, dan mungkin takdir kita.

As the time goes by, life has a way of rearranging itself. People enter your life, and inevitably, they leave as well. Things have a tendency to happen that can turn your world upside down. You'll come to realize eventually, that eventhough things are different, you are as well.

Rabu, 11 Desember 2013

Impulsive vs Passive

"...How happy is the blameless Vestal's lot? The world forgetting, by the world forgot.
Eternal sunshine of the spotless mind. Each pray are accepted, and each wish resigned..."
- Alexander Pope

Sekitar seminggu yang lalu, aku nonton film (lumayan) lama yang digadang-gadang banyak orang sebagai film patah hati terbaik. Bukan, bukan aku sedang patah hati atau gimana, tapi lagi pengen nonton film bergenre romance yang nggak mendayu-dayu. Judulnya Eternal Sunshine of The spotless Mind, yang main Jim Carrey as Joel dan Kate Winslet as Clementine. Cukup butuh perjuangan juga buat dapet versi haram film ini karena jarang yang punya.


Oke, ceritanya sendiri seperti ini. Joel adalah tipe pria yang bisa dibilang pasif. Maksudnya, dia ini cuek bebek, grogian, tertutup, tapi setia dan rutinitas hidupnya tipikal pekerja kantoran yang penuh tekanan gitudeh. Semacam surprise karena muka kocak Jim Carrey yang biasa kita lihat sama sekali hilang. He turns into a serious man, and that's good. Dan mbak Kate Winslet yang biasa kita lihat dengan dandanan elegan, jadi tampil nyentrik, cablak, hampir awut-awutan. Ya walaupun tetap cantik sih. Singkat cerita, mereka bertemu, ngobrol, awalnya kaku, tapi akhirnya saling suka. Begitulah awal kisah antara si impulsif dan si pasif ini. 

Masalah datang ketika Clementine, yang memang gampang bosan, merasa ingin pisah dari Joel dan menghapus semua ingatan tentangnya dengan sebuah teknologi canggih. Diceritakan bahwa teknologi ini bisa menghapus ingatan tentang seseorang gitu. Nah, Joel yang tahu kalau Clem ngehapus ingatan tentang dirinya, ikutan juga ngehapus ingatan tentang Clem. Namun dalam prosesnya, Joel sadar bahwa bukan ini solusi untuk masalah mereka. Ia tahu bahwa ingatan tentang Clementine adalah bagian dari hidupnya yang tidak ingin dihilangkannya.


Simpel dan endingnya pasti sudah ketebak bukan? Yep, tapi bukan di sini poinnya. Tonton dan perhatikan cara mereka dalam menyelesaikan masalah. Perbedaan itu ada bukan untuk disamakan. Perbedaan itu harus diterima dan yang terpenting adalah bagaimana kedua individu tersebut berusaha untuk saling melengkapi satu sama lain. Dan ya, di sini kita akan melihat betapa sebuah penerimaan, sebuah kata "Oke" akan sangat berpengaruh dalam suatu hubungan. Yang terakhir, film ini membuat kita merenungkan pentingnya sebuah memori, entah itu menyenangkan atau menyedihkan.

*By the way, film ini pakai alur maju-mundur. Kalau bingung, perhatikan saja warna rambut Clementine. Pastikan urut warna pelangi dari merah ke ungu - masa lalu ke masa depan. Dan ada juga Elijah Wood, Kristen Dunst dan Mark Rufallo sebagai pemeran pendukung yang masing-masing ceritanya tidak bisa dilewatkan begitu saja.

Selasa, 15 Oktober 2013

Liburan Malang - Chapter II

Sebelum lupa kronologinya, aku memutuskan untuk menulisnya di blog saja. Jadi begini, akhir pekan kemarin, aku dan teman-teman menyempatkan untuk berlibur. Setelah rapat panjang di dua dunia (dunia maya dan dunia nyata) akhirnya terbentuk keputusan untuk liburan di Malang berlima dua hari satu malam.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Jam 05.15 WIB
Meluncur menuju rumah Armand dalam keadaan setengah sadar.

Jam 06.00 WIB
Menuju rumah Soleh njemputin Soleh dan Hanif.

Jam 07.00 WIB
Sampai di rumahnya Maya dan cus menuju Batu.

Jam 09.30 WIB 
Touchdown Jatim Park I dan suwepi sekali. Langsung beli tiket dan dimulailah liburan hari itu. Foto-foto di berbagai wahana pendidikan dan kebudayaan, naik Colombus, masuk Rumah Hantu (aku merem dari pintu masuk sampe pintu keluar), main Bumping Car dua kali, naik Spinning Coaster yang horror, nonton 3D Theatre, dan makan enak di foodcourt. Semuanya tanpa antre loh.

entah gong terbesar pertama letaaknya dimana...
masih di dalem Jatim Park I
Spinning Coaster!

Jam 13.00 WIB
Keluar dari Jatim Park I dan menuju villa. Sempet  muter-muter kesasar dan dibikin sebel gara-gara insiden tempat futsal, tapi akhirnya ketemu juga tempatnya. Dan taraaa, ternyata ini adalah kompleks villa yang sama yang dipake pas kelas X SMA dulu. Sebagai deskripsi singkat, ini adalah villa dua lantai yang bagus, fasilitas lengkap, suasana nggak spooky, pokoknya bikin yang nempatin betah dan bisa mager seharian. Setelah ngecek villa, kami main kartu (kecuali aku sih) dan nonton 3 Idiots di lantai atas sambil kelosotan sampai maghrib.

Jam 19.00 WIB
Menuju destinasi kedua, BNS. Kami mengiranya karena JP I tadi sepi, BNS juga sepi. Eh ternyata kami gak dapet tempat parkir dan akhirnya nggak jadi masuk. Berhubung sudah lapar, kami nyari makan dan nyari sate kelinci. Mungkin ini kejadian paling zonk di sepanjang liburan kali ini. Ternyata sate kelincinya jauh di bawah ekspektasi. Harga mahal tapi malah lebih mirip sate kambing. Untung aku makannya ayam goreng hehehe.

Jam 21.00 WIB
Ngeliatin suasana alun-alun kota Batu, mampir Indomaret bentar soalnya Armand gak enak badan, dan akhirnya balik ke villa.

Jam 22.00 WIB
Sebenarnya sih, di villa ini ada dua kamar. Di lantai satu rencanaya buat aku sama Maya, lantai atas buat para pria. Tapi kami malah geruntelan lagi di depan TV nonton World War Z sampe ketiduran.

Minggu, 13 Oktober 2013

Jam 04.30 WIB
Bangun paling awal, minum kopi dan menikmati udara pagi di saat yang lain masih molor. Satu jam kemudian aku, Maya, dan Armand jalan-jalan keliling kompleks villa, nyantai di halaman belakang, sedangkan Soleh sama Hanif masih tidur di atas. Sampai datanglah pak penjual bubur.

Jam 08.00 WIB
Bikin popmie buat ganjel perut, cerita-cerita lagi di beranda atas, terus nonton kamen rider. Sekali lagi, villa nya bikin mager guys. Jadi baru sekitar jam 10.00 WIB kita bergegas mandi.

Jam 12.00 WIB
Saatnya sesi foto-foto. Dan kami pun dengan berat hati memulai perjalanan pulang untuk menghadapi rutinitas seperti biasa #halah

kira-kira seperti ini situasi belakang villa

masih di belakang villa
nah ini kalo dari depan villa

foto pakai gaya standar XD
Jam 13.00 WIB
Sampai di alun-alun Kota Batu untuk makan. Dan Armand Soleh Maya belum kapok untuk nyobain sate kelinci. Untungnya sih nggak zonk seperti tadi malam haha. Lanjut, kita beli susu khas Batu dan terakhir kami menuju Bakpao Telo buat beli oleh-oleh.

Jam 17.00 WIB
Jalanan cukup lengang loh selama perjalanan pulang sampai di rumahnya Maya. Sempat mampir bentar dan lanjut nganter Soleh dan Hanif pulang. Terakhir, sekitar jam 18.00 WIB sampailah aku di PM dan cus menuju rumah.

Liburan yang sangat menyenangkan sekali loh teman-teman. Dua hari ini jadi tahu kebiasaan lucu kalian, siapa yang tidurnya heboh, siapa yang suka kentut, dan lain-lain. Terima kasih buat papa mamanya Armand sebagai sponsor utama. Terima kasih buat Armand Soleh Hanif dan Maya atas dua hari satu malam yang sangat menyenangkan ini. Saatnya kembali ke kehidupan nyata dan mengahdapi UTS rek.

Senin, 29 Juli 2013

Imagine Unquiet Slumbers for The Sleepers in That Quiet Earth


I lingered round them, under that benign sky; watched the moths fluttering among the heath, and hare-bells; listened to the soft wind breathing through the grass; and wondered how any one could ever imagine unquiet slumbers for the sleepers in that quiet earth.

-- Emily Brontë, Wuthering Heights (1847)

Sabtu, 27 Juli 2013

Happiness Is a Chemical

On the glass that wraps the telephone box
An impatient bystander knocks
The receiver, put it back back down in it's place,
In the some things should be said to the face,
I'm a believer.

You're stripped of all your worldly powers
And staring at the opposite apartment block for hours,
You say that each window is just a TV channel,
And you'd surrender all your so-called friends for flowers

And you'd rather be sleeping in the paddocks with the horses
While the stars cross the sky’s on their prescribed courses
Can you take me with you when you go?

Because love is just a lazy generalisation that we use for 100 different feelings and as many situations.
Going through each others pockets is not like us and flattery should get you somewhere and your happiness is just a chemical.

A constant feeling you're being watched,
All your good intentions so clumsily botched.
A kiss sent down the telephone line can come out sounding like a bug getting squashed.

And grasshoppers fling erratic parabolas
While you're drowning ants with your can of cola.
Can you take me with you when you go?

Because love is just a lazy generalisation that we use for 100 different feelings and as many situations.
Going through each others pockets is not like us and flattery should get you somewhere and your happiness is just a chemical,
it's just a chemical.


Lirik di atas adalah lagu dari Darren Hanlon, seorang singer dan songwriter spesialis urban folk music dari Australia, judulnya Happiness Is a Chemical. Chris (Native speaker sekaligus guru IALF kelasku) muter lagu ini di kelas Rabu lalu. Awalnya sih buat listening practice, tapi berakhir dengan diskusi panjang tentang happiness. Inilah yang aku suka dari belajar bahasa inggris di sana. Kita tidak melulu dicekoki dengan grammar, listening, reading, writing, dan lain-lain, tetapi juga sering diajak diskusi tentang film, musik, artikel, buku, politik, budaya, dan isu-isu dari negara-negara yang menggunakan British English, seperti Inggris atau Australia.

Nah, pada pertemuan tersebut, kami membahas tentang happiness, topik yang jika kita diskusikan dalam bahasa indonesia saja sudah berat. Pada dasarnya, ada empat level kebahagiaan. Level 1 adalah kebahagiaan secara fisik, level 2 adalah kebahagiaan karena achievement, level 3 adalah kebahagiaan karena bisa membantu orang lain, dan level 4 adalah ultimate happiness, level dimana seseorang memperoleh kebahagiaan secara spiritual, yah mungkin contohnya seorang pendakwah yang bisa menyatukan umat.

Kami pun satu per satu ditanya tentang sesuatu yang membuatmu bahagia. Ada yang menjawab, I choose to be happy, so what makes me happy, is me. Ada yang jawab nonton film, shopping, cokelat, liburan, membeli sesuatu yang baru, berkumpul dengan keluarga, exercises, dan aku pun menjawab, ngobrol dengan teman-teman dengan chatting di social media saja sudah cukup membuatku bahagia.

Nah, lagu ini seakan mengingatkan kita, happiness is just a chemical.
Bahwa sebuah kebahagiaan itu berasal dari hormon dalam tubuh. Jika kita memposisikan diri sendiri untuk bahagia, maka "hormon kebahagiaan" akan diproduksi dan kita pun akan menjadi bahagia. Semudah kita tersenyum ketika menghadapi kekalahan. Sesimpel kita bersyukur telah membawa payung ketika tiba-tiba hujan deras. Lagu di atas seakan menggambarkan bahwa kebahagian itu tidak melulu kita harus memiliki sesuatu yang berharga. Kebahagiaan tidak selalu diperoleh dengan mencapai suatu keberhasilan. Bahwa kebahagiaan bisa berasal dari hal-hal kecil yang terkadang luput dari mata dan kita terlalu sombong untuk menyadarinya.

Kamis, 18 Juli 2013

Review Film Januari - Juli 2013

Baru tujuh bulan di tahun 2013 berlalu tetapi film-film blockbuster sudah berkeliaran. Yap, mungkin karena summer movies memang selalu ditunggu-tunggu di negeri asalnya sana. Dan saya pun yang berada di Indonesia nggak mau ketinggalan dengan sajian-sajian penggugah selera ini. Emang dasarnya doyan nonton film, uang mepet pun tetap menyempatkan diri untuk duduk-manis-terhibur-dan-melepas-lelah-selama-dua-jam. Awal tahun sih sudah menyiapkan daftar film yang akan ditonton tahun ini dan jumlahnya 15. Tapi apa daya, baru tengah tahun, sudah 15 film yang kutonton dan ini baru sebagian dari daftar yang kutulis. Ada yang di bawah ekspektasi, sesuai, dan tidak sedikit juga yang melebihi ekspektasi. Inilah sedikit review tentang film-film tersebut yang sekali lagi, semua atas dasar pendapatku pribadi. 

1. Rectoverso 6/10
(Nonton dengan Ayak dan Maya, TP, 18 Februari 2013)
Satu-satunya film Indonesia yang aku tonton tahun ini. Merupakan omnibus dengan sutradara-sutradara dari kalangan artis dan diangkat dari novel berjudul serupa karya Dewi Lestari. Kelima cerita memiliki satu benang merah yang sama yaitu cinta yang tak terucap. Cerita favorit : Hanya Isyarat. Awalnya nonton karena pengen tahu rasanya nangis karena film dengan cerita cinta. Ternyata cuma terharu, itupun karena komposisi soundtrack yang lebih menyayat dari pembawaan filmnya.

2. Oz : The Great and Powerful 6/10
(Nonton dengan Maya, Delta Plasa)
Siapa yang bisa lupa dengan cerita Oz? Kali ini Sam Raimi berniat untuk membuat prekuel dari cerita lama ini. Dengan berbagai tokoh dan makhluk-makhluk fantasi seperti biasanya, entah kenapa film ini terasa seperti Alice in Wonderland dalam versi yang tidak lebih baik. Setidaknya aku jadi teringat kembali dengan cerita The Wizard of Oz, dan pada akhirnya cukup terhibur.

3. Mama 6.5/10
(Nonton dengan Ayak, Maya, dan Rani, Pakuwon City)
Film horror pertama yang aku tonton di tahun ini. Dan aku rasa, ini film horror pertama yang aku tonton yang membuatku menjerit sekaligus terharu di saat yang sama. 

4. Argo 7.5/10
(Nonton dengan Ayak dan Maya, GrandCity, 26 Maret 2013)
Siapa sih yang nggak pengen nonton film peraih penghargaan tertinggi di ajang Oscar? Yap, Argo adalah pendominasi Oscar 2012. Film yang berdasarkan kisah nyata ini disutradarai dan diperankan sekaligus oleh om ganteng Ben Affleck. Dan ya, aku selalu suka film kejar-kejaran yang melibatkan agen intelijen dengan trik-trik pembebasan diri yang keren.

5. Host 5.5/10
(Nonton dengan Ayak dan Maya, Pakuwon City, 4 April 2013)
Dibelain nonton padahal besoknya UTS, tetapi hasilnya mengecewakan. Adaptasi dari buku berjudul sama karya Stephanie Meyer ini sepertinya masih terbawa Twilight Saga yang lebih menjual sisi romantisme. Padahal dari sisi buku, cerita yang ditawarkan bisa dibilang ide yang gemilang. 

6. Sinister 7/10
(Nonton dengan Maya, Rani, Wiwis, Mas Jiwo Reno, Grand City, 18 April 2013)
Sinister adalah film horror-thriller kedua yang aku tonton tahun ini. Dan alasan untuk menonton film horror selalu sama, untuk menghilangkan stres dan menghibur diri dengan jejeritan. Film ini, sukses membuat jejeritan karena aksi yang menegangkan, score yang ngeri, shocked ending, dan yang terpenting terlepas dari derita UTS.

7. Iron Man 3 7.5/10
(Nonton dengan Maya dan Rani, Grand City, 30 April 2013)
Harus nunggu lumayan lama untuk nyari waktu luang buat nonton film ini. Dari segi special effect jelas lebih bagus dari dua pendahulunya. Emosi dan humor yang disuguhkan pun lebih bagus. Meskipun aku merasa film ini hanya seperti pelengkap dan peraup untung yang dibuat Marvel Studio, sebagai bukan pembaca komik marvel, aku tidak terlalu cerewet dan rasanya film ini tidak bermasalah. Menonton adegan pertarungan superhero dengan musuhnya selalu menyenangkan.

8. Star Trek : Into Darkness 8.5/10
(Nonton dengan Maya, Soleh, Cancin, Pakuwon City, 15 Mei 2013)
I love you J.J Abrams! Sekuel Star Trek (2009) ini berhasil mengatasi rasa kangenku kepada duet Kirk dan Spock dan segala dialog cerdas mereka. Tidak perlu khawatir, orang yang masih awam dengan Franchise Star Trek pun akan dengan mudah memahami film ini. Meskipun masih berpusat pada Enterprise, Star Trek Into Darkness melibatkan tokoh baru yang justru nilai jual penting dalam film ini, Harrison. Siapa sih yang bisa melupakan pesona Benedict Cumberbatch sebagai musuh yang licik sekaligus desperate?

9. Fast & Furious 6 6/10
(Nonton dengan Ayak dan Maya, Galaxy Mall)
Meskipun dengan cerita yang baru dari lima film pendahulunya, film ini masih terlihat hanya menampilkan adegan-adegan balapan-dan-tabrakan-yang-menghancurkan-mobil-mobil-mahal dengan musuh baru dan berakhir dengan protagonis sebagai pemenang serta dilengkapi dengan twist-twist kecil. Satu sisi positif adalah kehadiran Joe Taslim yang sangat keren.

10. Epic 6/10
(Nonton dengan Ayak, Galaxy Mall)
Pelampiasan setelah UAS minggu pertama. Film animasi ini sebenarnya membawa ide yang baru. Meskipun di-dubbing dengan jajaran artis top, tetapi seakan tidak ada daya tarik utama yang membuat film ini melekat di benak penontonnya. Cuma duet siput yang lucu itu penolong film ini. Well. pada akhirnya Epic berakhir tidak terlalu epic, hanya film animasi yang mudah berlalu.

11. Man of Steel 8/10
(Nonton dengan Ayak, Maya, Rani, Pakuwon City, 13 Juni 2013)
Sepertinya inilah film yang paling ditunggu di 2013. Man of Steel seperti berniat merangkum cerita Superman sejak awal dengan menceritakan planet Krypton. Cerita yang penuh emosi dan didukung soundtrack yang menggetarkan hati ini sukses membuatku merinding dari awal film. Dan Henry Cavill, sangat cocok memerankan Clark Kent. No doubt. Sekali lagi, Christoper Nolan berhasil membuat masterpiece lainnya setelah The Dark Knight Series.

12. Now You See Me 7.5/10
(Nonton dengan Ayak, Maya, dan Evin, Pakuwon City, 13 Juni 2013)
Aku tidak pernah menyangka UAS akan berpengaruh begitu besar sampai aku memutuskan untuk nonton dua film sekaligus dalam satu hari. Meskipun disebut-sebut sebagai kuda hitam, film ini mampu menarik perhatian banyak orang dengan cerita yang dibawanya. Sebelum menonton pun aku tidak banyak tahu dengan film ini dan hanya mendengar pendapat Wiwis yang sudah nonton. Dan hasilnya, saya terkagum-kagum.

13. World War Z 8/10
(Nonton sendirian, Pakuwon City, 21 Juni 2013)
Satu lagi film yang aku nontonnya tanpa banyak tahu. Hanya tahu film ini tentang zombie dan diadaptasi dari buku terkenal. Ternyata, terkadang menonton film dengan hanya menikmati setiap adegan tanpa mementingkan hal-hal seperti rating, review, pendapatan, itu lebih menyenangkan. Nonton cerita zombie dan sendirian membuatku bisa jejeritan sepuasnya. Meskipun tanpa darah dan potongan tubuh, film ini tetap memuaskan dengan usaha dan pelarian Gerry Lane ke berbagai negara serta trik-triknya untuk menyelamatkan diri. Rasanya ingin sekali bertepuk tangan di bioskop melihat adegan Gerry Lane yang berhasil menemukan cara melawan zombie itu.

14. Despicable Me 2 7.5/10
(Nonton dengan Maya, Rani, Armand, Soleh, Tunjungan Plasa, 4 Juli 2013)
Film animasi kedua yang kutonton tahun ini. Masih dengan minions nya yang super duper lucu, Despicable Me 2 hadir dengan cerita baru yaitu ketika Gru sudah pensiun menjadi penjahat. Hanya saja, dari sisi cerita aku lebih suka dengan pendahulunya. Despicable Me 2 terasa terlalu mengeksploitasi kelucuan minions dan menjadikannya sebagai daya tarik utama sehingga melupakan storyline utama oleh Gru. Terlepas dari itu semua, aku tetap tertawa terus sepanjang film ini.

15. Pacific Rim 8.5/10
(Nonton dengan Maya, Rani, Armand, Soleh, Hanif, Grand City, 16 Juli 2013)
Diprediksi tidak akan menguasai box office. Dan ya, dari awal pemutarannya, Pacific Rim tidak menghasilkan pendapatan yang fantastis. Tetapi ada sesuatu yang berbeda dalam film ini yang seakan mengingatkan masa kecil kita tentang mecha dan kaiju. Meskipun jajaran aktor dan aktris yang digunakan tidak terlalu terkenal, tetapi dengan originalitas cerita dan setiap detail yang dibuat del Torro membuatku melupakan segala kekurangan Pacific Rim. Kenangan masa kecil kita tentang robot dan monster seakan dibangkitkan kembali melalui film ini. Pada akhirnya, Michael Bay, who?

* rating berdasarkan pendapatku pribadi hihi

Sabtu, 29 Juni 2013

Liburan Malang - Chapter I

Uyeah, libur telah tiba!
Dan Malang selalu menjadi destinasi favorit masyarakat Surabaya ketika ingin berlibur di tempat yang sejuk namun dengan jarak tempuh yang tidak begitu jauh. Singkat cerita, Armand, Soleh, Hanifar, Maya dan aku berencana untuk pergi ke Malang. Yah, misi kami sebenarnya adalah memperkenalkan Malang ke satu-satunya anak perantauan di antara kami berlima yang ternyata nggak pernah ke Malang. Haha.

Selasa, 25 Juni 2013

Janjian jam 07.00 WIB  kumpul di rumah Armand, dan jam 08.00 kami lepas landas. Asik kan gini ini kalo molornya nggak lama-lama. Biasalah, sepanjang perjalanan ada aja yang diomongin. Mulai dari film, nilai di integra, himpunan, ngomongin orang-orang di jalanan, ada yang galau, sampai ngomongin teman seangkatan. Parahnya, sampai tengah perjalanan pun kita belum menentukan mau kemana. Akhirnya kita nyoba ke Jatim Park I. Satu hal paling krusial yang kami lupakan adalah saat itu sedang high session. Saat-saat dimana pelajar sudah libur sekolah. Alhasil, parkiran pun dipenuhi bus-bus dan bocah SMP SMA yang entah datang dari daerah mana saja. Kita berasumsi, keadaan di Jatim Park 2 pun pasti nggak akan jauh dari ini. Akhirnya kami banting setir dan memutuskan untuk ke Kusuma Agrowisata.
Yeah, di sana ternyata sepi. Dengan tiket 60ribu, kita berkesempatan untuk metik-metik buah di 3 lokasi berbeda. Awalnya dalam hati pesimis, dengan tiket yang nggak murah itu masa cuma metik-metik buah. Ternyata di sana suasananya menyenangkan. Sangat menyenangkan. Udaranya sejuk, tenang, dan pastinya dapat ilmu juga tentang perkebunan. Kapan lagi anak teknik belajar perkebunan hahaha. Dan jangan salah, meskipun cuma metik-metik, rasanya capek sekali harus berjalan keliling berbagai macam kebun. Belum lagi, dibutuhkan keuletan dan kejelian untuk memilih buah mana yang siap petik.

So, here we are...
Kebun Stroberi
Kebun Stroberi (lagi)
Itu tiga orang di belakangku abaikan saja ~
Maaf ya Nif kamu kepotong :o
Indaaah sekali~
Makasih mbak pemandu yang motoin kita
Sudah puas di sini, kami memutuskan untuk pergi ke destinasi selanjutnya yaitu alun-alun Batu. Sekali lagi, ini biar anak perantauan satu itu tahu alun-alun Batu. Tapi sayang sekali, pas kami sampai di sana sedang ada karnaval hahaha. Jadi kami harus putar balik dan pulang. Tak lupa kami mampir makan dulu di perjalanan pulang.

Liburan yang singkat tetapi sangat menyenangkan loh rek. Pelajaran penting buat semua, jangan sekali-kali pergi di saat high season. Atau setidaknya siapkan plan B agar liburan tetap bisa terlaksana. Apapun destinasinya, liburan menyenangkan atau tidak itu tergantung dari suasana hati kita kok hehe.


Yuhuuu next time jalan-jalan lagi ya rek :3

Terima Kasih Kominfo 2012-2013

Tepat seminggu yang lalu, 22 Juni 2013 pukul 03.00, serah terima jabatan dari HIMATEKTRO 2012-2013 ke HIMATEKTRO 2013-2014 telah selesai diadakan. Setelah proses panjang yang menghabiskan hampir tiga minggu dengan berbagai macam pending, lobbying, dan berbagai "kegiatan khas" lainnya, LPJ pun disahkan *ketok palu tiga kali*.

Dan dengan sertijab ini pula, maka masa jabatanku sebagai staf Departemen Kominfo juga berakhir. Well, meskipun aku gabutnya minta ampun, mbambet gak ketulungan, jarang rapat, dan lain-lain, nggak sedikit loh ilmu yang aku dapatkan selama satu tahun masa kepengurusan. Di Kominfo aku belajar banyak tentang bagaimana bekerja sama dengan banyak orang yang memiliki kepentingan (program kerja) berbeda-beda namun dikerjakan bersama-sama dan segala kesuksesan maupun kegagalan yang dihasilkan akan ditanggung bersama-sama. 
Kominfo 2012-2013
Di sini pula, dalam skala kecil, aku belajar bagaimana menjadi seorang pimpinan redaksi, membawahi sebuah tim dan bertanggung jawab atas setiap informasi yang kami sampaikan. Satu hal yang benar-benar aku sadari di sini adalah, aku bukan tipe organisatoris yang bisa rapat berlama-lama, menghadiri kongres, atau hal-hal yang berhubungan dengan administrasi dan formalitas seperti itu. Bukannya tidak suka.   Aku tidak mempersalahkan rapat, forum, kongres, dll karena memang hal-hal tersebut diperlukan. Hanya saja aku tidak bisa menerima sistem di sini. Jadi, ketika memutuskan untuk tidak lanjut, rasanya berat sekali karena aku suka dengan hal-hal yang dikerjakan di departemen kominfo. Sebenarnya masih banyak sekali hal-hal yang belum aku pelajari di sini seperti desain, membuat video yang baik, tata cara penerbitan, pengolahan website, dll. Sesuatu yang memang kusuka dan menjadi motivasiku untuk berada di sini. Keahlian yang sebenarnya bisa kupelajari di sini, tetapi tidak pernah bisa tercapai karena keterbatasan waktu, atau mungkin aku sendiri yang belum bisa mengatur waktu. Yah, semoga bisa mempelajarinya di lain kesempatan.

Ini bukan cover River JKT48 loh ya haha
Maaf untuk kinerjaku yang mungkin tidak memuaskan. Terima kasih buat Mas Gary, Mas Gusti, Mas Luvy, Mbak Della, Mas Azis, Nungki, Afthon, Ciho, Aziz, Fandri, Vincent, dan Ketut atas semua ilmu, kebersamaan, dan kerja sama selama satu tahun ini. Kita harus bangga loh walaupun departemen kita baru ada di kepengurusan ini, kita sudah menunjukkan progress yang bagus. Semangat untuk Afthon pak kadep, Nungki mbak sekdep, Ciho dan Aziz sebagai kabiro. Dan semangat untuk semua yang berjuang di jalannya masing-masing. Kalian keren teman-teman. Selamat berjuang!

Minggu, 05 Mei 2013

Electrical Student Workshop

Yeah, akhirnya mendapat kesempatan untuk terjun langsung ke medan peperangan eh lapangan. Tanggal 27 April lalu, melalui Departemen Prokesma, sebanyak 60 mahasiswa dari tiga angkatan di jurusan workshop ke Pusdiklat PLN Pandaan. Sayangnya jatah untuk angkatan 2011 cuma 10. Jadi semacam rebutan gitu pas mau daftar. Akhirnya dari 2011 yang berangkat aku, Maya, Wiwis, Rani, Adel, Toha, Albert, Surip, Mas Bagar (anggap mas Bagar angkatan 2011 ya hihi), Burhan dan Ruli sebagai wakil dari Departemen Prokesma.

Kamis, 25 April 2013
Technical Meeting. Sempet histeris karena ternyata harus pakai standar pelatihan. Memang dasar kami perempuan yang... bukan jadi-jadian sih, hanya saja koleksi rok dan sepatu kami tidak selengkap perempuan pada umumnya. Alhasil, kami ribut sendiri dengan pantofel. Dan pada akhirnya, aku sama Maya pakai celana bahan.Tetep aja rebel.

Sabtu, 27 April 2013
07.00 WIB
Gawat, masih di tengah perjalanan, dan nampaknya bus sudah siap berangkat. Maafkan daku yang lelet ya teman-teman.

07.45 WIB
Berangkats. Rani Adel Wiwis. Di depannya Aku Maya dan satu mas-mas 2010. FYI, di sepanjang jalan anak belakang rame sekali. Ngomongin mas-mas asisten KTL yang padahal sedang ada di dalem bus juga. Semoga mereka nggak denger obrolan kita hahaha.

09.45 WIB
Akhirnya sampai di tujuan. Serombongan langsung digiring ke aula utama untuk pembukaan. Disana kita dijelaskan tentang sejarah, organigram, dan semua fasilitas di sana.

Baru sampaaiii
Pembukaan
Coffee Break

11.00 WIB
Setelah dibagi dalam kelompok-kelompok, kami mulai berkeliling sambil tanya jawab untuk selanjutnya menuju laboratorium-laboratorium yang sudah dibagi sebelumnya. Untuk 2011, yang masih pemula masuknya ke laboratorium metering. Intinya di sana diajarkan tentang pengukuran listrik dan materi-materi dasar sistem tenaga. Untuk yang senior, ada laboratorium scada, proteksi, dan juga konstruksi. FYI, pemateri untuk laboratorium metering adalah alumni Elektro juga.

Wiwis ngapain sih X)))
Jalan-jalan~
Yes, cuma aku yang sadar kamera :))
Burhan ngajak berantem Pak Fadjar :))
Salah satu laboratorium. Lebih keren daripada yang di jurusan ya haha
12.00 WIB
Ishoma. Selanjutnya foto-foto lagi sebelum masuk kelas untuk materi selanjutnya huehehe.

Power Puff Girls
Power Rangers
13.00 WIB
Masuk kelas lagi dan materi lagi. Agak ngantuk sih sebenernya karena materinya ya sama dengan yang diajarkan pas kuliah. Bedanya di sekeliling kelas ada peralatan yang langsung bisa kita lihat pegang dan peragakan. 

Aku ndak keliatan :(

14.00 WIB
Materi selesai dan kami kembali ke aula utama untuk penutupan. Sekitar pukul 15.00 WIB kami cus kembali ke Surabaya dan pukul 18.00 WIB tiba di Surabaya. Uyeah.

Kurang kece apa coba kami...
Taraaaa~
Satu pengalaman dan pembelajaran baru yang menyenangkan guys. Dari ceritanya Abi yang sempet training dan menjadi pemateri di situ dulu, akhirnya jadi pengen tahu isinya Udiklat Pandaan dan baru kesampean sekarang. Satu kesan yang sangat melekat adalah, kedatangan kami di sana sangat disambut. Bapak-bapak pemateri di sana welcoming dan ramah sekali padahal kami datang telat dari jadwal. Dan satu hal lagi, kami di sana sangat sangat makmur. Coffee break, dua kali snack, makan besar, dan tentunya ilmu serta pengalaman baru yang tak ternilai. Dari Prokesma sendiri kami juga dapet snack dan makan. Super duper makmur pokoknya. Cuman durasinya kurang lama. Rasanya pengen juga masuk di laboratorium lainnya. Semoga ada kesempatan seperti ini lainnya dan semoga teman-teman lain juga bisa ikut biar rame haha.

Next time ke Udiklat Semarang mungkin?

Minggu, 03 Maret 2013

Hanya Isyarat

"Aku sampai di bagian bahwa aku telah jatuh cinta. Namun orang itu hanya mampu kugapai sebatas punggungnya saja. Seseorang yang cuma sanggup kuhayati bayangannya dan tak akan pernah kumiliki keutuhannya. Seseorang yang hadir sekelebat bagai bintang jatuh yang lenyap keluar dari bingkai mata sebelum tangan ini sanggup mengejar. Seseorang yang hanya bisa kukirimi isyarat sehalus udara, langit, awan atau hujan. Seseorang yang selamanya harus dibiarkan berupa sebentuk punggung karena kalau sampai ia berbalik, niscaya hatiku hangus oleh cinta dan siksa." Dewi Lestari - Rectoverso

Lalu, bagaimana jika sudah sampai di bagian dimana bukan hanya punggung yang bisa digapai?
Bagaimana jika telah melihat keutuhan, tanpa memiliki, dan namun tetap hanya isyarat yang bisa dikirim?

Who Run the World? Girls

24 Mahasiswi di antara 196 Mahasiswa. Menjadi bagian dari mereka adalah suatu kebanggaan. Memang pada awalnya terasa aneh memiliki teman dari berbagai daerah yang berbeda. Kendala bahasa dan belum mengenal karakter masing-masing membuat kami terkotak-kotak. Tapi seiring waktu, mulai terlihat bagaimana sifat, karakter, dan kebiasaan masing-masing. Hanya saja, kami tetap tidak bisa setiap hari berkumpul bersama karena adanya beda kelas, beda jadwal, dan mulai beda bidang studi. Sehingga tiap-tiap kami punya beberapa teman yang lebih dekat daripada teman yang lain. Menurutku ini hal yang wajar karena tidak semua orang bisa mudah terbuka dan bercerita ke siapa saja. Semoga 24 perempuan hebat ini tetap bertahan dan tetap keep in touch sampai kita tua nanti. Inilah sedikit cerita tentang mereka menurut pendapatku. Here we go... 

Ruliana Puspita Sari 2211100012
Yang terpintar di antara kami ber-24. Kalau aku belajar harus kalang kabut sana sini, dia hanya perlu belajar atau mengerjakan tugas beberapa jam sebelum kuliah atau ujian dimulai. Ajaib. Sangat iri dengan yang satu ini karena doyan makan dan sangat doyan tidur, tapi malah yang paling gampang naik turun berat badannya.

Nungki Dian Sulistyo Darmayanti 2211100015
Yang ini kecil, berkacamata, kalau kena angin mungkin bisa tumbang, dan satu departemen denganku di Himpunan. Namanya yang panjang selalu menuh-menuhin daftar absensi kuliah. Cinta mati dengan Perancis, suka musik akustik dan folk dan cablaknya minta ampun.

Hidayah 2211100016
Bertolak belakang dengan NRP atasnya, yang satu ini namanya super singkat. Biasa dipanggil Ayak, tapi bisa juga dipanggil iik. Nggak pernah gemuk karena sebanyak apapun dia makan, setengah jam kemudian akan terbuang. Separuh hidup dan jiwanya didedikasikan untuk kucing dan akan nangis kalau melihat hewan mati dan film yang sedih. Termasuk orang yang nekat, tapi selalu bertanggung jawab atas semua tindakannya. Denger-denger sih mau jadi calon Kahima.

Elyza Novi Prefitasari 2211100020
Yang pertama kali terpikir ketika mendengar nama Lisa adalah Maba. Yup, dia adalah salah satu dari duo PSDM. Badannya cukup berisi untuk orang yang terlalu sibuk. Satu-satunya ciwi yang tinggal di Asrama Mahasiswa ini orangnya sangat kalem, tapi kalo nyubit sakit. Jarang kelihatan dan bahkan jarang pulang kampung ke Mojokerto karena orang ini dedikasinya tinggi kalau sudah masuk organisasi. Mengurus maba boleh, tapi jangan lupa urusan diri sendiri dan istirahat ya mpok Lisa.

Novia Ayu Irmawati 2211100023
Personil kedua dari duo PSDM. Pipinya membuat bakpao yang berporsi double pun akan minder di dekat Novi. Catetan kuliahnya adalah salah satu yang bisa diandalkan untuk difotokopi. Termasuk orang yang langsung nyeplos kalau mau ngomong. Entah ada apa dengan duo ini, tapi Novi kalau nyubit juga sakit. Diramalkan akan menjadi yang pertama menikah di antara kami ber-24.

Septy Dewi Kurniawati 2211100027
Dia temen cewek pertama yang kukenal di Elektro karena inisiatifnya untuk berkenalan dengan teman yang lain. Sering panik kayak celeng dan keliatan bingung banget kalau sedang ada masalah, tapi Septy ini yang paling peka dan perhatian di antara kami. Termasuk menantu idaman karena masakan buatan Septy enak-enak. Meskipun sekarang sering pakai rok dan jilbab unyu muter-muter, tapi arek Nganjuk yang jago basket ini tetap salah satu yang "laki" di antara kami.

Adlia Difrianti 2211100030
Mukanya memang terlihat longor, tapi aslinya pinter dan kami selalu iri dengan kebejoannya. Pas awal ketemu, langsung mikir anak ini kalau ditinggal sendirian bisa nyasar atau jatuh di tengah jalan apalagi dengan muka longor yang khas itu, sehingga ada perasaan ingin melindungi. Kalau sekarang sih sudah ada yang mengayomi ya. Paling benci sama kadal dan hewan melata lainnya. Sekarang dia jadi juragan teh botol sosro dan berbagai cemilan di Himpunan.

Fitriana Diah Pratiwi 2211100039
Yang satu ini unik karena suaranya mungkin beberapa desibel di atas kita. Biasa dipanggil Wiwis, sukanya dusel-dusel dan gosok-gosok hidungnya di lengan orang lain. Terkenal dimanapun, baik itu penjual pentol jurusan sebelah bahkan satpam Bank BNI ITS. Satu lagi, sukanya ngganti-ngganti nama orang dan menamai barang-barangnya. Contoh : Azmil, entah ditransformasi dengan teori apa hingga menjadi Mincil.

Azmil Muftaqor Imami 2211100056
No Description (ya masa aku yang ngisi. isiin dong kawan-kawan :3)

Maya Prananda Sari 2211100058
Secara packaging terlihat paling garang di antara kami, tetapi sebenarnya hatinya yang paling Hello Kitty. Sering galau, tetapi termasuk pendengar dan penasihat yang ahli. Selalu percaya dengan mimpi-mimpi besar yang bahkan jalan untuk mencapainya belum terlihat. Sedang sibuk bisnis danbo dan papercraft lainnya bersama pujaan hati eh rekan kerja yang juga satu jurusan dengan kami. Dikabarkan juga sedang membentuk duo dengan saudari Ayak.

Rachma Prilian Eviningsih 2211100062
Paling gampang dapet dan gonta-ganti pacar. Sampai kami heran dan minta tips ke dia. Sejauh ini menempati urutan pertama untuk jumlah mantan terbanyak. Sesama dari Sidoarjo nih. Dan Evin ini termasuk mahasiswi dengan persiapan materi kuliah paling lengkap. Jadi kalau butuh pinjaman buku untuk difotokopi, Evin andalan nomor satu.

Harfiana Maharani 2211100067
Menurutku yang satu ini yang paling rajin, makanya aku selalu bersyukur kalau sekelas dengan Rani. Suka heboh dan panik sendiri karena hal-hal yang sebenarnya biasa saja sampai akhirnya membuatku ikut heboh juga. Dan kalau sudah heboh, rambutnya akan mulai lari kesana kemari. Semuanya serba heboh. Info terakhir, tipe idamannya sih pelaut.

Nurin Fadilla 2211100098
Jujur, nggak banyak yang bisa aku ceritakan tentang Nurin. Kalau di kelas terlihat nggak memperhatikan, tapi nanti tiba-tiba bisa ngerjain ujian. Anaknya pendiam dan paling tertutup dibandingkan dengan yang lain. Padahal kalau ciwi sudah kumpul, sejurusan bisa bubar.

Resita Novia Putri 2211100115
Ini yang salah satu paling rusuh di antara kami. Entah ada apa dengan iklim di Malang, tetapi baik Nungki atau Esi dua-duanya sama-sama cablak. Catetan dan laporan praktikumnya sangat bisa diandalkan. Mahasiswi yang satu ini sukanya tebar pesona sama dosen muda nan unyu, padahal dosennya biasa aja sih sebenernya.

Citra Rahmadhani 2211100147
Teledornya stadium empat. Kami sampai hafal kalau ada kunci motor, kacamata, atau Blackberry tergeletak di suatu tempat, pasti punyanya Citra. Gampang panik juga, meskipun masih kalah dari Septy. Tapi kalau masalah teledor tetap nomer satu.

Johanna Aprilia 2211100178
Perlu konsentrasi tingkat tinggi untuk bisa membaca tulisannya Jojo. Jelek dan susah dibaca itu beda loh ya, kalau yang ini termasuk susah dibaca wakaka maaf Jojo. Yang nggak kenal mungkin pas ngobrol dikira Jojo nyolot banget, tapi memang begitulah cara dia ngomong. Anaknya easy going dan gampang dimintain tolong kok. Hanya saja, abang itutuh yang selalu nempel menemani dimanapun dia berada ini yang membuat kami terganggu #eh.

Mufiedah 2211100182
Selain aku, yang satu ini juga enak banget buat dipeluk. Suka banget sama Jejepangan dan Hello Kitty. Tiap ada apa-apa, tidak lama kemudian semua ciwi akan tahu karena memang dia suka cerita ke semua orang. Sebenarnya tanpa ceritapun, kami akan mudah tahu karena yang satu ini termasuk "buku yang terbuka".

Nurul Fitri 2211100184
Mukanya arab banget, tapi sukanya musik metal. Cinta mati sama One Piece. Suka galau dan nulis quotes-quotes bagus di twitter dari buku yang dibacanya. Bikin iri karena pernah ketemu dan foto bareng Pak Habibie. Termasuk yang "laki" di antara kami.

Annisaa Taradini 221100189
Entah dosa apa aku sama yang satu ini. Sukanya manggil aku paus blup blup. Padahal dianya sendiri kayak ikan teri. Orangnya baik, asik untuk diajak cerita, dan... ah sudahlah nggak mau komentar yang lain lagi. Percuma memuji nanti akhir-akhirnya aku tetep dipanggil paus juga.

Maria Yosefa Febrianti 2211100190
Kalau di dekat Maria bawaannya pengen gigit gegara bau parfumnya bau biskuit Khong Ghuan. Ininih yang paling modis di antara kami. Yang ini juga cablak pol. Kabar burung terbaru mengatakan Maria sepertinya akan menjadi nyonya cakahima.

Riza Fakhroun Nisa 2211100206
Bu wakomting sekaligus tetangga sekaligus temen pas kecil sekaligus sodara ini yang paling flat di antara kami. Flat yang paling flat di antara yang paling flat. Pokoknya flat. Riza juga suka galau di twitter dan social media lainnya gara-gara suatu buku. Ininih yang paling "laki" di antara kami.

Fanniesha Hamada 2211100207
Sasa ini kalau ngomong juga keliatan nyolot padahal ya memang begitulah adanya. Kata orang-orang, kalau manusia biasa punya waktu 24 jam sehari, sasa punya waktu 25 jam sehari. Kenapa? Karena dia yang paling rajin ngerjain tugas jauh-jauh hari sebelum deadline.

Amanda Ayla Larasati 2211100208
Ininih yang bahasa inggrisnya paling dewa. Orangnya kurus dan tinggi sehingga menjadi sasaran empuk hembusan angin. Alhamdulillah sampai saat ini belum pernah tumbang. Suka salting-salting gitu deh kalau disepik sama Maya.

Nani Lathifatun Nada 2211100701
Yang satu ini anaknya kecil dan kalem sekali. Sampai saat ini aku belum pernah lihat Nani marah ke orang lain. Sukanya manggil semua orang pake Mbak, entah lebih tua apa lebih muda dari dia. Alhasil, kami pun ikut manggil dia pakai Mbak juga.

Keterangan lebih lanjut silakan kunjungi facebook mereka masing-masing yak.