Selasa, 05 Februari 2013

Selamat Datang Semester Empat

Hari kedua proses FRS-an dan alhamdulillah semua berjalan lancar. Alhamdulillah juga karena punya Doli (baca : Dosen Wali) yang baik sekali jadi meskipun ada satu nilai yang belum keluar, aku tetep boleh ambil SKS lebih. Yuhuuu~
Tiap awal semester, kegiatan FRS-an adalah kegiatan paling menggalaukan untuk seluruh mahasiswa. Galau Integra bad gateway, galau nilai yang tak kunjung keluar, dan bahkan galau memilih mata kuliah. Belum lagi untuk mata kuliah umum, kami harus balapan dan penuh strategi agar dapat kelas yang isinya banyak teman satu angkatan. Kegiatan yang membuat stres, tetapi ketika semuanya selesai dan disetujui oleh Doli, rasanya lega dan menggebu-gebu untuk mengawali semester depan. Padahal ya itu hanya semangat semu. Nanti juga setelah menjalani dua minggu masa perkuliahan akan mulai mengeluh, merasa bosan, rempong dengan tugas-tugas, dan praktikum. Ini semua terjadi di setiap semester. Tapi anehnya ini rutinitas yang jika dilihat-lihat lagi adalah sesuatu yang menyenangkan. Kenapa? Karena aku punya teman-teman yang luar biasa. Terutama para ciwi-ciwi. Dengan jumlah perempuan di angkatan yang sangat minim membuat kami selalu melangkah bersama-sama. Terkadang terlihat lucu jika melihat kami harus bertahan di sini. Memang ada yang lancar-lancar saja, ada yang harus sangat berusaha, ada yang terjatuh, dan ada yang harus pergi. Tetapi sekali lagi, atas nama kebersamaan, semua bisa dihadapi dengan tertawa.

Here we go... inilah "teman" saya satu semester ke depan :


Apa itu? Entahlah, sampai memasuki semester empat pun aku merasa belum sepenuhnya paham apa yang sebenarnya dipelajari dan apa penerapannya. Selama ini hanya menjalani perkuliahan, mengikuti ujian, dan berharap-harap cemas dengan nilai yang keluar. Di semester inilah mulai terlihat satu angkatan terpecah. Bukan terpecah dalam hal negatif, tetapi di tahap inilah kami mulai menentukan jalan kami. Di tahap ini jugalah kami akan lebih jarang lagi bertemu karena bidang studi yang berbeda dan jadwal yang berbeda. Terkadang aku merindukan saat-saat dimana kami menjadi mahasiswa baru yang apapun dilakukan atas nama angkatan. Lalu apa jalanku? Tanpa ragu aku tetap pada pilihan bidang studi Sistem Tenaga. Pilihan yang memang akan kupilih bahkan sebelum masuk Elektro. Di sini minatku? Aku belum bisa bilang iya atau tidak.Yang jelas hanya di pilihan inilah nantinya aku merasa akan mampu menjalaninya.
Belum bisa bicara banyak tentang hasil semester ini karena ada satu matakuliah yang belum keluar batang hidungnya eh nilainya. Secara umum hasilnya tidak jauh-jauh dari dua semester kemarin. Dan secara umum pula rata-rata nilai satu angkatan menurun. Tidak ada IPS 4 dan bahkan tidak ada IPS di atas 3.8. Entahlah, standar nilai dosen-dosen di jurusanku tercinta ini memang tinggi. Semakin tinggi jenjang masa kuliah, jelas standarnya lebih tinggi lagi. Penuh perjuangan ditambah tingkat kebejoan yang tinggi untuk mendapat hasil yang maksimal. Kenapa aku bisa bilang begini? Karena sudah rahasia umum kok. Lalu apa kita hanya mengejar nilai tapi tidak mengejar ilmu? Segala sesuatu pastinya memiliki parameter. Dan tidak dapat dipungkiri bahwa parameter untuk seorang mahasiswa adalah IP. Tidak munafik bahwa jelas yang kukejar adalah nilai. Bagaimana dengan masalah ilmu? Tidak selamanya kita bisa mengandalkan kebejoan. Kita pun perlu sangat sangat sangaaat berusaha belajar dan menyerap ilmu yang kita dapatkan. Kita hanya harus berusaha yang terbaik di setiap semesternya. Impas bukan?

Tidak ada komentar: