Minggu, 05 Mei 2013

Sistem

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasimateri atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.

Begitulah kata Wikipedia. Sistem mencakup banyak hal dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari, apapun objek dan subjeknya. Hanya saja, terkadang sistem bergeser pengertiannya. "Mencapai suatu tujuan" menjadi "Mencapai tujuan golongan". Ya, aku tahu hidup itu berjuang. Hidup tidak mudah dan kita dituntut mampu bertahan, bersaing, dan mengalahkan lawan, sekalipun itu kawan kita. Tetapi, kemudian rasanya justru humanisme kita yang mulai hilang. Segalanya dianggap kompetisi. Segalanya adalah tentang menang dan kalah. Oke, sampai di sini segalanya masih bisa dinalar, masih bisa diterima. Kompetisi yang adil adalah satu-satunya cara pembuktian diri.

Lalu, bagaimana jika sistem itu sendiri yang mengotori kompetisi? Bagaimana jika sistem yang dipimpin oleh golongan terhormat itu sendiri yang merendahkan kompetisi? Membelokkan hakikat kompetisi dan mementingkan kepentingan golongan? Melihat seseorang dari relasi, bukan prestasi?

Tidak, bukan aku tidak terima. Bukan sekali ini saja aku kalah. Aku pernah mengalami yang jauh lebih daripada ini dan aku selalu menerima apa kekalahanku. Tetapi, kali ini rasanya terlalu banyak fakta yang membuatku tidak tahan untuk diam. Namun sekali lagi, yang dihadapi adalah sistem. Sistem yang sudah mengakar dan tetap berjalan hingga sekarang. 

Bukan bermaksud menyinggung suatu pihak, hanya ingin mengungkapkan unek-unek dan berharap bahwa hal-hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.

Tidak ada komentar: