Kamis, 18 Juli 2013

Review Film Januari - Juli 2013

Baru tujuh bulan di tahun 2013 berlalu tetapi film-film blockbuster sudah berkeliaran. Yap, mungkin karena summer movies memang selalu ditunggu-tunggu di negeri asalnya sana. Dan saya pun yang berada di Indonesia nggak mau ketinggalan dengan sajian-sajian penggugah selera ini. Emang dasarnya doyan nonton film, uang mepet pun tetap menyempatkan diri untuk duduk-manis-terhibur-dan-melepas-lelah-selama-dua-jam. Awal tahun sih sudah menyiapkan daftar film yang akan ditonton tahun ini dan jumlahnya 15. Tapi apa daya, baru tengah tahun, sudah 15 film yang kutonton dan ini baru sebagian dari daftar yang kutulis. Ada yang di bawah ekspektasi, sesuai, dan tidak sedikit juga yang melebihi ekspektasi. Inilah sedikit review tentang film-film tersebut yang sekali lagi, semua atas dasar pendapatku pribadi. 

1. Rectoverso 6/10
(Nonton dengan Ayak dan Maya, TP, 18 Februari 2013)
Satu-satunya film Indonesia yang aku tonton tahun ini. Merupakan omnibus dengan sutradara-sutradara dari kalangan artis dan diangkat dari novel berjudul serupa karya Dewi Lestari. Kelima cerita memiliki satu benang merah yang sama yaitu cinta yang tak terucap. Cerita favorit : Hanya Isyarat. Awalnya nonton karena pengen tahu rasanya nangis karena film dengan cerita cinta. Ternyata cuma terharu, itupun karena komposisi soundtrack yang lebih menyayat dari pembawaan filmnya.

2. Oz : The Great and Powerful 6/10
(Nonton dengan Maya, Delta Plasa)
Siapa yang bisa lupa dengan cerita Oz? Kali ini Sam Raimi berniat untuk membuat prekuel dari cerita lama ini. Dengan berbagai tokoh dan makhluk-makhluk fantasi seperti biasanya, entah kenapa film ini terasa seperti Alice in Wonderland dalam versi yang tidak lebih baik. Setidaknya aku jadi teringat kembali dengan cerita The Wizard of Oz, dan pada akhirnya cukup terhibur.

3. Mama 6.5/10
(Nonton dengan Ayak, Maya, dan Rani, Pakuwon City)
Film horror pertama yang aku tonton di tahun ini. Dan aku rasa, ini film horror pertama yang aku tonton yang membuatku menjerit sekaligus terharu di saat yang sama. 

4. Argo 7.5/10
(Nonton dengan Ayak dan Maya, GrandCity, 26 Maret 2013)
Siapa sih yang nggak pengen nonton film peraih penghargaan tertinggi di ajang Oscar? Yap, Argo adalah pendominasi Oscar 2012. Film yang berdasarkan kisah nyata ini disutradarai dan diperankan sekaligus oleh om ganteng Ben Affleck. Dan ya, aku selalu suka film kejar-kejaran yang melibatkan agen intelijen dengan trik-trik pembebasan diri yang keren.

5. Host 5.5/10
(Nonton dengan Ayak dan Maya, Pakuwon City, 4 April 2013)
Dibelain nonton padahal besoknya UTS, tetapi hasilnya mengecewakan. Adaptasi dari buku berjudul sama karya Stephanie Meyer ini sepertinya masih terbawa Twilight Saga yang lebih menjual sisi romantisme. Padahal dari sisi buku, cerita yang ditawarkan bisa dibilang ide yang gemilang. 

6. Sinister 7/10
(Nonton dengan Maya, Rani, Wiwis, Mas Jiwo Reno, Grand City, 18 April 2013)
Sinister adalah film horror-thriller kedua yang aku tonton tahun ini. Dan alasan untuk menonton film horror selalu sama, untuk menghilangkan stres dan menghibur diri dengan jejeritan. Film ini, sukses membuat jejeritan karena aksi yang menegangkan, score yang ngeri, shocked ending, dan yang terpenting terlepas dari derita UTS.

7. Iron Man 3 7.5/10
(Nonton dengan Maya dan Rani, Grand City, 30 April 2013)
Harus nunggu lumayan lama untuk nyari waktu luang buat nonton film ini. Dari segi special effect jelas lebih bagus dari dua pendahulunya. Emosi dan humor yang disuguhkan pun lebih bagus. Meskipun aku merasa film ini hanya seperti pelengkap dan peraup untung yang dibuat Marvel Studio, sebagai bukan pembaca komik marvel, aku tidak terlalu cerewet dan rasanya film ini tidak bermasalah. Menonton adegan pertarungan superhero dengan musuhnya selalu menyenangkan.

8. Star Trek : Into Darkness 8.5/10
(Nonton dengan Maya, Soleh, Cancin, Pakuwon City, 15 Mei 2013)
I love you J.J Abrams! Sekuel Star Trek (2009) ini berhasil mengatasi rasa kangenku kepada duet Kirk dan Spock dan segala dialog cerdas mereka. Tidak perlu khawatir, orang yang masih awam dengan Franchise Star Trek pun akan dengan mudah memahami film ini. Meskipun masih berpusat pada Enterprise, Star Trek Into Darkness melibatkan tokoh baru yang justru nilai jual penting dalam film ini, Harrison. Siapa sih yang bisa melupakan pesona Benedict Cumberbatch sebagai musuh yang licik sekaligus desperate?

9. Fast & Furious 6 6/10
(Nonton dengan Ayak dan Maya, Galaxy Mall)
Meskipun dengan cerita yang baru dari lima film pendahulunya, film ini masih terlihat hanya menampilkan adegan-adegan balapan-dan-tabrakan-yang-menghancurkan-mobil-mobil-mahal dengan musuh baru dan berakhir dengan protagonis sebagai pemenang serta dilengkapi dengan twist-twist kecil. Satu sisi positif adalah kehadiran Joe Taslim yang sangat keren.

10. Epic 6/10
(Nonton dengan Ayak, Galaxy Mall)
Pelampiasan setelah UAS minggu pertama. Film animasi ini sebenarnya membawa ide yang baru. Meskipun di-dubbing dengan jajaran artis top, tetapi seakan tidak ada daya tarik utama yang membuat film ini melekat di benak penontonnya. Cuma duet siput yang lucu itu penolong film ini. Well. pada akhirnya Epic berakhir tidak terlalu epic, hanya film animasi yang mudah berlalu.

11. Man of Steel 8/10
(Nonton dengan Ayak, Maya, Rani, Pakuwon City, 13 Juni 2013)
Sepertinya inilah film yang paling ditunggu di 2013. Man of Steel seperti berniat merangkum cerita Superman sejak awal dengan menceritakan planet Krypton. Cerita yang penuh emosi dan didukung soundtrack yang menggetarkan hati ini sukses membuatku merinding dari awal film. Dan Henry Cavill, sangat cocok memerankan Clark Kent. No doubt. Sekali lagi, Christoper Nolan berhasil membuat masterpiece lainnya setelah The Dark Knight Series.

12. Now You See Me 7.5/10
(Nonton dengan Ayak, Maya, dan Evin, Pakuwon City, 13 Juni 2013)
Aku tidak pernah menyangka UAS akan berpengaruh begitu besar sampai aku memutuskan untuk nonton dua film sekaligus dalam satu hari. Meskipun disebut-sebut sebagai kuda hitam, film ini mampu menarik perhatian banyak orang dengan cerita yang dibawanya. Sebelum menonton pun aku tidak banyak tahu dengan film ini dan hanya mendengar pendapat Wiwis yang sudah nonton. Dan hasilnya, saya terkagum-kagum.

13. World War Z 8/10
(Nonton sendirian, Pakuwon City, 21 Juni 2013)
Satu lagi film yang aku nontonnya tanpa banyak tahu. Hanya tahu film ini tentang zombie dan diadaptasi dari buku terkenal. Ternyata, terkadang menonton film dengan hanya menikmati setiap adegan tanpa mementingkan hal-hal seperti rating, review, pendapatan, itu lebih menyenangkan. Nonton cerita zombie dan sendirian membuatku bisa jejeritan sepuasnya. Meskipun tanpa darah dan potongan tubuh, film ini tetap memuaskan dengan usaha dan pelarian Gerry Lane ke berbagai negara serta trik-triknya untuk menyelamatkan diri. Rasanya ingin sekali bertepuk tangan di bioskop melihat adegan Gerry Lane yang berhasil menemukan cara melawan zombie itu.

14. Despicable Me 2 7.5/10
(Nonton dengan Maya, Rani, Armand, Soleh, Tunjungan Plasa, 4 Juli 2013)
Film animasi kedua yang kutonton tahun ini. Masih dengan minions nya yang super duper lucu, Despicable Me 2 hadir dengan cerita baru yaitu ketika Gru sudah pensiun menjadi penjahat. Hanya saja, dari sisi cerita aku lebih suka dengan pendahulunya. Despicable Me 2 terasa terlalu mengeksploitasi kelucuan minions dan menjadikannya sebagai daya tarik utama sehingga melupakan storyline utama oleh Gru. Terlepas dari itu semua, aku tetap tertawa terus sepanjang film ini.

15. Pacific Rim 8.5/10
(Nonton dengan Maya, Rani, Armand, Soleh, Hanif, Grand City, 16 Juli 2013)
Diprediksi tidak akan menguasai box office. Dan ya, dari awal pemutarannya, Pacific Rim tidak menghasilkan pendapatan yang fantastis. Tetapi ada sesuatu yang berbeda dalam film ini yang seakan mengingatkan masa kecil kita tentang mecha dan kaiju. Meskipun jajaran aktor dan aktris yang digunakan tidak terlalu terkenal, tetapi dengan originalitas cerita dan setiap detail yang dibuat del Torro membuatku melupakan segala kekurangan Pacific Rim. Kenangan masa kecil kita tentang robot dan monster seakan dibangkitkan kembali melalui film ini. Pada akhirnya, Michael Bay, who?

* rating berdasarkan pendapatku pribadi hihi

2 komentar:

Izzah A W mengatakan...

iki opo opoan lha kok nonton banyaaaak jadi envy

Azmil Muftaqor Imami mengatakan...

ini pelarian kalau rutinitasku sudah terlalu melelahkan Cha #tsaaah