Sabtu, 27 Desember 2014

Review Film Juli-Desember 2014

Akhir tahun! Makin tua juga!
Dan di minggu UAS ini saya malah asyik bikin review film. Tahun ini filmnya keren-keren dan mereka sukses mengeruk isi kantong (ya walaupun beberapa film adalah hasil download). Capciscus, inilah deretan film yang saya tonton di bioskop beserta komentar amatiran saya.

1. Guardians of the Galaxy 9/10
Film ini sangat berbeda dengan film superhero lainnya. Aku nonton sendirian dan ketawa tiada henti di dalam studio. Tiap karakter dapat porsi yang pas dan yang terpenting adalah soundtrack nya. Sampai saat ini, most played di music player ku adalah satu album Awesome Mix Vol.1. Can't wait for the sequel!

2. The Maze Runner 7,5/10
Another dystopian movie, namun kali ini karakter utamanya cowok. Kalau boleh diurutin nih ya, dia di atas Divergent jauh, dan sedikit di bawah Hunger Games. Nuansa mencekam, gelap, dan penuh insting bertahan hidup yang ditampilkan pas. Sekarang siapa sih yang nggak stres hidup dalam labirin tanpa masa lalu, tanpa tahu kenapa kita ada di situ?

3. Dracula Untold 6/10
Film ini sebenarnya kutunggu-tunggu. Selain karena adanya Luke Evans, tokoh Dracula menurutku adalah ikon horror terbaik. Nah di film ini kita akan disuguhkan dengan latar belakang Dracula yang tidak banyak orang ketahui. Maksudnya oke sih, namun eksekusinya jelek sekali. Unsur agama yang ditampilkan juga sangat sensitif karena menyangkut sejarah juga. Bisa berantem deh ntar.

4. Fury 8,3/10
Gimana rasanya satu tank bersama Brad Pitt, Shia LaBeouf, dan Loganteng Lermanis? Mungkin kena tembak pun nggak akan kerasa ya #lebay. Tapi penampilan Logan emang patut diacungi jempol. Aku selalu menjadi fans film perang. Memang nggak banyak film perang yang aku tonton sih, tapi ini adalah salah satu yang terbaik. Oh ya, Quentin Trantino kayaknya emang jodoh banget sama Brad Pitt ya?

5. Big Hero 6 8.3/10
Nonton ini bareng-bareng rame dan semua salah fokus sama Tadashi. Dan setelah film ini juga, semua yang gendut gembul nan lucu menggemaskan akan dipanggil Baymax. Sangat menghibur, meskipun entah kenapa leluconnya tidak sampai membuatku ngakak. Auw!

6. Interstellar 8.2/10
Interstellar ini sejak tahun kemarin telah menjadi proyek yang begitu rahasia dan tertutup. Pengen memberi kejutan gitu deh maksudnya. Dan kalian tahulah, film dengan tema perjalanan luar angkasa adalah favoritku. Ekspektasiku juga sudah sangat tinggi terhadap apapun karya Christopher Nolan (hey, tapi aku bukan Nolanista kok). But, sorry to say ya om Nolan, meskipun berhasil membuat film yang "pintar", dibuat dengan konsep yang dalam, dan berhasil membuat penonton berpikir keras, Interstellar bukanlah karya terbaikmu. 
NB: Kalau Brad Pitt kesayangannya Tarantino dan Johnny Depp kesayangannya Tim Burton, Michael Keane kesayangannya Nolan ya :")

7. Hunger Games : Mockingjay part I 7/10
Mbak Katniss, the girl on fire, is back! (mas Gale dan Peeta juga). Well, sedih rasanya ketika Catching Fire digarap dengan begitu bagus, eh di Mockingjay malah kelihatan keteteran begini. Kayak kehabisan budget. Memang kali ini pertempuran nggak banyak karena lebih fokus pada kacaunya emosi Katniss. BTW, si Katniss ini juga makin menyebalkan dengan memberi harapan palsu pada dua pria sekaligus. Jangan ditiru!

8. Supernova : Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh 7,5/10
Untuk filmnya, skorku memang cuma 7,5, tapi untuk Hamis Daud sih 10/10 haha. Tapi nilai itu nggak berlebihan kok. Stealer dalam film ini adalah karakter Dimas yang diperankan Hamish. Untuk ukuran orang baru di film dan harus berperan sebagai gay, dia total sekali. Padahal di Rectoverso dan sehari-harinya laki banget. Chemistry dengan Arifin Putra sebagai Ruben juga terjaga baik. Justru sang kesatria, putri, dan bintang jatuh malah kayak lagi baca buku. Kata-katanya indah tapi ekspresi datar. Dan seperti nasib setiap film yang diangkat dari buku, Supernova KBPJ belum seperti bayanganku. Namun, film ini dibuat dengan niat dan hasilnya worth to watch. Kapan lagi lihat Arifin Putra dan Hamish Daud forehead kiss?

9. Doraemon : Stand by Me 7,2/10
Ini juga salah satu yang ditunggu tahun ini. Siapa sih yang nggak tau Doraemon? Apalagi anak jaman 90an yang masa kecilnya penuh dengan kartun-kartun bagus. Katanya, film ini akan membuat kita menitikkan air mata. Namun kenyataannya... biasa aja. Aku lebih suka film-film petualangan Doraemon di negeri-negeri-yang-namanya-lucu-lucu-itu. Mungkin promonya saja yang bagus sehingga orang-orang berekspektasi tinggi, dan rasanya nggak asik kalau belum nonton gitu.

10. The Hobbit : The Battle of the Five Armies 8/10
Pamungkas dari trilogi The Hobbit ini epik sekali. Meskipun masih di bawah Desolation of Smaug sih. Di tambah lagi dengan mata yang dimanjakan oleh adanya Luke Evans, Orlando Bloom, dan Lee Pace. Benedict Cumberbatch yang hanya berupa suara naga Smaug juga keren haha. Dan seperti film pendahulunya, setiap Bilbo Baggins ngomong, ingetnya selalu John Watson. Overall, battle di film ini sangat seru, menyentuh dan lucu di waktu yang tepat. Tapi... jangan pernah bandingkan dengan The Lord of The Rings ya. Jangan. Terlalu jauh.

That's all. Ternyata aku nonton dikit ya daripada Januari-Juli hahaha.

Pelajaran penting : Jangan pasang ekspektasi tinggi saat mau nonton. Atau sekalian jangan berekspektasi apapun, deh.

Minggu, 07 Desember 2014

On-Job-Training Seminar

Kamis minggu lalu terjadi kehebohan di angkatanku untuk bidang studi sistem tenaga. Kehebohan ini disponsori oleh pengumuman di depan ruang C103.
Setelah perdebatan panjang menanti kepastian yang kutunggu jadwal seminar kerja praktik, akhirnya jadwal resmi keluar juga. Lalu kenapa panik?

Karena seminarnya seminggu setelah pengumuman!

Ada yang panik karena belum bikin slide presentasi ditambah harus bikin makalah (kelompokku banget haha), ada pula yang panik karena tidak ada di jadwal. Maka waktu seminggu tersebut diisi dengan segala kerepotan seminar. Slide presentasi, makalah dalam bahasa inggris, CD yang covernya khusus dimonopoli oleh percetakan yang itutuh, hingga persiapan baju yang akan dipakai. Iya, sampai baju pun harus rempong karena memang nggak biasa pakai baju-standar-sidang-atau-seminar-di-elektro. Kalo berani dan pede, jatuhnya oke. Kalo nggak, malah jadi cupu.

Maka, hari yang ditunggu tiba dan well ternyata segalanya berlalu dengan cepat dan lancar. Tidak semengerikan yang dibayangkan sih haha. Berikut foto-fotonya ya...



Crop yuk Del tinggal kita berdua aja lebih bagus
Ada yang hilang....
Yang habis seminar terus ada yang panik gitu karena belum presentasi kuliah PML
Yap, maka insya Allah tinggal sidang tugas akhir aja ya :)

Kado untuk Diri Sendiri

Merasa ada yang berbeda tidak dengan blog ini? Nggak ya?
Maka sekarang coba tengok alamat http-nya.

Blog ku pada akhirnya punya domain sendiri! *terharu*

Rencana ini sudah sejak awal ingin aku realisasikan. Nah, dua minggu yang lalu, kegiatanku berselancar di internet mendarat di blog Benazio tepat di postingan cara mengganti domain blog dengan domain sendiri. Klik saja link tadi kali-kali ada yang berminat membuat domain sendiri juga haha. Sebenarnya, sehari setelah membaca tulisan Bena tadi, aku sudah tidak membulatkan tekad untuk melakukan serangkaian prosedur pembuatan domain sendiri hari itu juga. Tapi, setelah kupikir-pikir, lebih baik menunggu hingga hari ulang tahunku saja. Selain sebagai pengingat untuk memperpanjang langganan di tahun selanjutnya, aku menganggap ini sebagai kado untuk diri sendiri. Ngenes? Tidak juga, ah. Aku menganggap ini sebagai penghargaan untuk diri sendiri. Dan penghargaan itu penting sebagai apresisasi atau imbalan untuk segala yang kita lakukan. I talked to my self that I deserved this. 

Maka, tanggal 2 Desember kemarin aku mendaftar, melakukan pembayaran, mengirim konfirmasi ini dan itu. Sempat kebingungan juga ketika ada step yang aku nggak paham sampai-sampai aku di titik yang siap merelakan uang beli domain hilang begitu saja karena kebodohanku memahami tutorial haha. Semua terbayar ketika akhirnya blog ini resmi berganti alamat.

Mari memasuki babak baru umur 22 tahun dengan stay awesome di segala kesempatan.