Rabu, 25 Februari 2015

One Giant Leap

Lebih dari satu bulan sejak tulisan terakhirku di blog. Kemana saja aku? Akan kuceritakan sebentar lagi. Semoga tidak ada yang muak dengan segala ceritaku, ya.

Selama ini aku tidak pernah puas dengan posisiku. Namun, aku merasa pantas dan aman di sini. Orang menyebutnya sebagai zona nyaman. Lalu ketika satu kesempatan untuk keluar dari zona tersebut datang, jujur saja yang pertama kali kurasakan adalah takut. Takut akan berat menjalaninya, takut tidak akan menemukan zona nyaman lainnya. Dan benar saja, kesempatan tadi tidak datang dengan cuma-cuma. Ada waktu, tenaga, dan finansial yang dikorbankan. Hingga pertanyaan "Apakah ini semua sepadan dengan usaha ku?" pun datang. 

Namun setelah semua selesai, pertanyaan tadi pun terjawab. 

Jawabannnya adalah iya, semua sangat sepadan.

Paspor pertama, visa pertama, perjalanan ke luar negeri yang pertama.

Tidak pernah sedikitpun terbesit di otak bahwa Amerika Serikat adalah tujuan perjalananku ke luar negeri yang pertama dan dalam musim salju yang kuidam-idamkan sejak lama. Tidak pernah terbayangkan bahwa Harvard Model United Nation adalah keikutsertaanku di MUN yang pertama. Dan yang terpenting, tidak pernah terpikirkan akan bertemu sepuluh mahasiswa ITS yang menakjubkan (dengan cara mereka masing-masing), yang selama satu semester bersama-sama bergerilya dan selama dua minggu melintasi tiga kota negeri Paman Sam dalam cuaca ekstrem dan koper super besar. 

Dalam setiap perjalanan, aku berusaha untuk melupakan media sosial dan segala ke-riya'-annya. Bagiku lebih penting untuk menyimpan setiap momen dengan mata kepala sendiri dan mengabadikan seperlunya, mendengarkan setiap celotehan dan tawa sembilan orang yang mbencekno tapi ngangenin ini, dan menghayati suara gredekan koper dengan khidmat. So brace yourselves, kawan. Blog ini akan penuh dengan cerita perjalananku yang tentu saja tidak habis dalam beberapa tulisan. Biarkan blog ini menjadi tempat riya' ku, ya.

2 komentar:

Riska Yanti mengatakan...

Yaaaaaaah gini doang?
Kirain bakalan panjang lebar dan gak bakal selesai dibaca seharian, ternyata baru opening.

AYO BURUAN DILANJUTKAN GRANNY!!!!

Azmil Muftaqor Imami mengatakan...

Enggaaak tunggu ya cerita selanjutnya. Masih (sok) cibuk sekarang haha