Senin, 20 Juli 2015

Barnes & Noble, Toko Buku Idaman di Negeri Paman Sam

Belum banyak tempat yang aku datangi. Namun di setiap tempat baru, aku selalu berupaya meluangkan waktu untuk ke toko buku atau paling tidak ke perpustakaan umum khas daerah tujuan (maklum, masih percaya bahwa tempat yang bagus haruslah punya toko buku yang bagus pula). Dari perjalananku ke USA beberapa bulan yang lalupun, toko buku ada di bucketlist. Barnes & Noble, sebuah toko buku terkenal asal sana, direkomendasikan oleh salah seorang teman untuk dikunjungi.

Barnes & Noble terasa begitu berbeda dengan toko buku lain. Entah karena letaknya di luar negeri sehingga suasananya beda, atau memang pengelolaannya yang bagus. Ada dua cabang Barnes & Noble yang kukunjungi di dua kota, yang pertama di The Shop at Prudential Center, Boston dan yang kedua adalah di Fifth Avenue, NYC. 

Bentukan toko Barnes & Noble dari luar

Di tempat pertama, Barnes & Noble menjadi tempat pelarian jika committee session sudah terasa tidak kondusif. Kasarannya, ini tempat untuk kabur haha. Letaknya semacam di dalam sebuah mall. Di sebelahnya ada Starbucks yang memiliki akses langsung untuk masuk ke toko buku sehingga di sana kita bisa membaca sambil menikmati kopi. Selain itu, di depannya ada outlet Cheesecake Factory yang enak tak terkira. Kebetulan juga saat itu Valentine, jadi Cheesecake Factory sedang banyak pengunjung dan mall penuh dengan pasangan yang saling menghangatkan diri di kala badai salju. Kan bikin iri. 

Sempat ditegur petugas toko dengan "Sorry miss, you're not allowed to take a picture inside the store", ketika mengeluarkan kamera, maka gambar-gambar berikut diambil dari Google yah.

Penataan rak bukunya rapi sekali kan 
Nah, ini Starbucks di sebelahnya.
Di dalem banyak poster bergambar cover buku-buku klasik :3
Kalau ini Cheesecake Factory di depan Barnes & Noble

Yang paling menarik tentu keberadaan Starbucks, Cheesecake Factory, atau outlet coklat Godiva di dalam toko. Bukan berarti di Indonesia tidak ada. Di Books and Beyond, Tangerang ada Starbucks juga di dalamnya dan di toko buku Uranus, Surabaya juga ada Libreria Eatery di samping tokonya. Bedanya nih, kafe dan outlet lain di Barnes & Noble tersebut memang ditujukan untuk pengunjung yang ingin membaca atau mengerjakan sesuatu sambil sekadar minum kopi atau makan kue, bukan untuk gegayaan foto dan do nothing but haha-hihi-selfie or check-in di sana.

Satu lagi, di Barnes & Noble tidak ada suara Sabrina dengan lagu-lagu hasil cover-annya yang memenuhi seisi toko layaknya di Indonesia. (c'mon guys, nggak hanya aku aja kan yang bosan dengan suara Sabrina di mall-mall?)

Barnes & Noble kedua yang kukunjungi letaknya di pinggiran Fifth Avenue, bukan lagi di dalam mall. Dan kali ini tokonya lebih besar dan lebih lengkap. Rasanya enggak mau pulang, mama. Di sana ketemu dengan buku klasik yang sedang diskonan pula. Lalu kalap sejadi-jadinya.

Barnes & Noble di Fifth Avenue kalau dilihat dari luar

Mainan ada, kopi ada, coklat ada

Tidak berlebihan rasanya jika aku bilang ini adalah toko buku terbaik yang pernah kukunjungi sejauh ini. Fasilitas lengkap, suasana nyaman, dan yang terpenting harganya ramah. Sampai berjumpa dengan tulisanku tentang toko buku lainnya ya, kawan.

Tidak ada komentar: