Minggu, 19 Januari 2020

Bilas muka, Gosok Gigi, Evaluasi

Kali ini mau meminjam satu baris lirik lagu Hindia, yang menurutku relatable dengan tulisan ini.

Kalau dipikir-pikir, tahun 2019 berlalu dengan amat cepat. Ada sedih aja, sedih banget, tetapi yang bahagianya juga banyak. Pernah di situasi yang merasa tidak mau berjuang lagi karena tidak tahu apa yang mau dicari, tetapi kemudian bertemu dengan situasi yang menguatkan. Lalu tiba-tiba saja datang tahun 2020. Silver lining-nya, tahun 2019 membuat diri sendiri lebih kuat.

Banyak yang bilang, tak perlulah membuat resolusi awal tahun yang seiring berjalannya waktu akan dilupakan dan menjadi resolusi berulang di tahun selanjutnya. Katanya, toh manusia cuma bisa berencana and let God do the rest. Akupun setuju. Namun, evaluasi akhir tahun dan resolusi awal tahun adalah jeda untuk kita bernapas. Mencoret satu ceklis keinginan kita yang akhirnya terpenuhi itu sensasinya tidak ada duanya.

Kilas balik ke tahun 2019,

  1. Mengunjungi dua negara yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya. List to do paling ambisius di tahun 2019. And I did it! Aku berkesempatan pergi ke Malaysia dan Turki di bulan April. Banyak, sangat banyak sekali pelajaran dari kedua perjalanan itu. Sekaligus, bisa mencoret bucketlist nomor dua dalam hidup yaitu naik hot air balloon!
  2. Ke konser musisi internasional. Lagi-lagi di bulan April. Dari sini aku tahu kalau punya skill war tiket yang lumayan bisa diandalkan. Walau banyak drama di sana-sini sampai hampir telat masuk venue konser, aku merasa beruntung bisa hadir di konser pertama John Mayer di Indonesia setelah penantian yang sangat panjang.
  3. Membaca dua belas buku dalam satu tahun. Sesibuk apapun, di manapun, aku harus bisa meluangkan waktu untuk membaca. Bagiku, membaca buku bukan lagi hobi namun sudah menjadi kebutuhan.
  4. Belajar jenis olahraga baru. Dulu, Abi selalu mengarahkan anak-anaknya untuk belajar bela diri, dari Karate, Taekwondo, hingga Judo. Di Purwokerto yang dulunya aku sangat skeptis dengan kota ini, ternyata ada tempat latihan Muaythai yang cukup bagus. Walaupun semacam telat karena olahraga ini sudah hype dari beberapa tahun yang lalu, it is really worth to try. Jadi menambah teman juga!
  5. Menonton musikal. Pertama kali menonton musikal di tahun 2018, Lion King di Sands Theater, Singapore. Dan nagih euy! Akhirnya memutuskan bahwa nonton musikal harus jadi rutinitas tahunan. Di tahun 2019 berkesempatan menonton Aladdin. Rasa terpukaunya ketika menonton musikal masih sama, sungguh ajaib. Semoga suatu hari bisa nonton di Broadway, aamiin.
  6. Less waste dan decluttering barang-barang. Bebersih adalah passionku hahaha. Namun seringkali merasa sayang jika harus membuang barang yang sebenarnya masih bisa dipakai atau sangat optimis bisa kurus kembali dan memakai baju-baju yang sudah kekecilan. Belum lagi masih sering merasa tidak-punya-baju-yang-bagus-untuk-dipakai-ketika-akan-pergi-ke-suatu-acara. Akhirnya beli baju lagi, beli barang lagi, beli jajanan lagi, yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Di tahun 2019, aku bertekad untuk lebih bijak ketika membeli atau membuang sesuatu, and I'm still on the right track. Will talk about this in different post!
Selain yang bisa dicapai, banyak juga resolusi yang hanya menjadi wacana,
  1. Menulis satu post di blog setiap bulan. Menurutku, menulis bisa melatih kemampuan komunikasi dan kerangka berpikir kita. Setidaknya tidak hanya menjadi pembaca, tetapi harus bisa menjadi penulis yang baik walau sekadar menulis kegiatan keseharian. Meningkatkan kemampuan literasi juga, lho. Dari target 12 tulisan, di tahun 2019 hanya menghasilkan 2 postingan di blog.
  2. Menyetir mobil. Ugh, hal sepele namun menurutku sangat susah.
  3. Berat badan ideal. Aku berolahraga cukup di setiap minggunya, membuat makanan sendiri, banyak minum, namun badan ini masih bebal kelebihan berat badan. Mencapai berat badan kembali ideal bukan hal yang tidak mungkin, jadi hanya butuh konsistensi dan program yang benar. Namun sejauh ini, aku merasa sudah sangat jarang sakit dan bahkan dalam tiga tahun ini belum pernah sakit sampai harus ke dokter. Menurutku, tujuan utama adalah hidup sehat, berat ideal adalah bonus. Hahaha pembenaran macam apa ini.
  4. Belajar hal baru. Maknanya sangat luas memang. Maksudku di sini adalah belajar bahasa asing baru, belajar skill baru, apapun. Di tahun 2019 ini belum tercapai.
  5. Lanjut kuliah S2. Ini seperti wacana tidak berkesudahan, ya. Bismillah semoga bisa di tahun 2020.
Nah, agar semangat di tahun 2020 ini, seperti biasa, ada list panjang yang ingin dicapai:
  • Mengunjungi satu negara baru
  • Mengunjungi satu kota atau tempat baru di Indonesia
  • Ke event atau konser internasional
  • Go to a local concert
  • Read 12 books in the year
  • Improve my fitness, achieving ideal weight
  • Menyetir mobil dengan baik dan benar
  • Menulis 12 postingan di blog
  • Get my diving license
  • Learn a new language
  • Do DIY project
  • Learn a new skill
  • Master degree!
  • Live simply
Namun, dari semua keinginan ambisius itu, yang paling penting adalah hidup bahagia dan seimbang semuanya.
Melanjutkan lirik lagu Hindia,
Bilas muka, gosok gigi, evaluasi. Tidur sejenak menemui esok pagi.

Tidak ada komentar: