Kamis, 13 Agustus 2020

Short Getaway to Bandung

 Rencana awal:

"Banyuwangi, Yuk!"

"Eh tapi kan zona merah tuh Jawa Timur"

Satu bulan kemudian...

"Ke Semarang, Malang, atau Bandung enaknya ya"

Lalu semua sepakat ke Bandung. Eh, lalu keluar aturan baru ini itu. Tapi tetap saja berangkat.


Hello again, Bandung!

Tujuan ke Bandung memang hanya untuk staycation dan menikmati kuliner sana. Itinerari sudah dibuat dengan aturan *bisa berubah sewaktu-waktu*

Mantap sekali!

Kami tiba di Bandung Jumat pagi. Hari itu dimulai dengan sarapan di Warung Kopi Purnama. Karena kalap, segala hal rasanya ingin dibeli haha. Yang sempat kami coba adalah nasi goreng, kwetiau, aroma cheese, cireng, roti srikaya, pisang goreng, dan tentu saja kopi.



Suasana di Warung Kopi Purnama ini pun sangat nyaman untuk tempat sarapan dan ngobrol di pagi hari. Khas warung kopi melayu gitudeh. Setelah kenyang dan hilang segala lelah, kami lanjut ke Kopi Aroma. Di sana kami hanya membeli beberapa bungkus kopi untuk dibawa pulang. Sempat mampir ke Calla The Labels juga dan di sana akhirnya tergoda juga beli salah satu koleksi hadeh hadeh efek lama tidak ketemu barang-barang lucu selama masa berdiam diri di Puertoriko.

Lanjut, kami memutuskan untuk ke hotel saja. Udah mahal-mahal ya kudu dinikmatin yakan. Hotel kami di Swissbell Resort Dago. Mayan juga naiknya. Hotelnya segala ada deh dari balkon sampai bathub. Luasnya bisa dipake main futsal. Siang hingga sore hari itu saatnya bobok dan berdiam dan menikmati sejuknya udara.

Jumat malam, saat mulai lapar, kami ke Imah Babaturan. Di sana pesan segala hal juga dong sesuai. Ada nasi goreng ayam kampung, cumi cabe hijau, sate sapi. Selesai makan, kami lanjut ngopi di Yumaju. Hadeeeh, enak kali lah segala pastry yang ada di sana huhu monangis.


Hari kedua, kami memulai hari dengan pergi ke Cici Claypot. Di sana kami beli cireng yang hits di sana, baso aci, dan tentu saja mie kriuknya. Selanjutnya kami ke PVJ hahahaha saatnya berbelanja!


Salah satu itinerari kami adalah ke Sunday Bowl, ituloh tempat makan sereal yang hits sekali. Eh tapi waktu sampai sana ternyata antre panjang sekali. 

Maka beloklah kita ke Yumaju di cabang yang berbeda. Karena sudah bukan di umur dedek-dedek lagi, maka selesai dari Yumaju kami kembali ke hotel. Nah, mumpung di Bandung, kami memesan Nasi Goreng Tiarbah yang lagi ramai di masyarakat.

Di hotel, lanjut dengan kesibukan masing-masing. Kalau aku sendiri malah nyari makanan apa di Grabfood hahaha. Akhirnya belilah sate taichan bengawan.

Hari Ketiga dihabiskan dengan leyeh-leyeh saja sampai check-out. Sebelum kembali, kami mampir di Primarasa dan Marugame Udon. Rasanya sudah lamaaaaa sekali tidak memakan makanan enak huhuhuhu.

Tiga hari di Bandung ini ya cukup lah untuk mengobati kerinduan jalan-jalan atau roadtrip selama masa pandemi. Tentu saja dengan magic words tetap mengikuti aturan dan protokol yang berlaku, ya!