Tentang A Wallflower

Mengapa A Wallflower?

14 November 2009. Kutinggalkan buku harian konvensional untuk memulai babak baru buku harian virtual. Awalnya hanya untuk mengikuti perkembangan zaman yang edan ini. Namun, belakangan baru terkuak bahwa blog bisa lebih dari sekadar celotehan.

Sebelumnya, blog ini telah sering mengalami pergantian nama hingga berakhir pada "A Wallflower". Sebuah frasa yang kutemukan secara tak sengaja, kemudian kutemui lagi dalam novel dan film The Perks of being Wallflower. 
wallflower is a descriptive term for someone with an introverted personality type, but one that still seeks out and partakes in social events on a fairly regular basis. They are often socially competent enough to be liked and to attend group gatherings, but may choose or feel the need to blend in and remain silent.
Izinkan aku menerjemahkan secara bebas penjelasan di atas. Blog ini adalah pengamat dalam keramaian. Menyampaikan apa yang aku lihat, dengar, rasakan, dan bayangkan, bahkan untuk hal-hal paling gila sekalipun. Ada ungkapan "Verba volant, scripta manent". Apa yang diucapkan akan hilang, tetapi apa yang ditulis akan tersimpan selamanya. Dan kepalaku bukanlah mesin penyimpan arsip yang hebat. Maka inilah eksternal memoriku.

Ah tapi singkatnya, A Wallflower adalah sisi introvert yang tentu saja tidak bisa aku ungkapkan dengan mudah ke semua orang.

So, let me introduce my self.

Namaku Azmil Muftaqor Imami. Susah diucapkan dan terlihat seperti nama cowok? Jika iya, maka bebas bagaimana kalian akan memanggilku. Seorang ambivert, plegmatis, dan menurut MBTI termasuk dalam INTJ. Seorang INTJ perempuan adalah spesies langka!
(yah, setidaknya begitulah yang dijelaskan dalam berbagai situs tes kepribadian).

Sebagai makhluk sosial yang telah dikelilingi media sosial, kalian bisa melihat informasi tentangku di banyak tempat. Kunjungi Facebook ku jika ingin tahu tentang teman-teman dan kegiatanku. Kunjungi Twitter ku jika ingin tahu koran dan sumber berita ku di dunia maya. Kunjungi Instagram dan Pinterest ku jika ingin melihat memori-memori indah yang kuabadikan dalam media dua dimensi berformat .jpg. Kunjungi LinkedIn ku jika ingin tahu riwayat pendidikan dan kehidupan profesionalku. Terakhir, kembalilah ke blog ini jika ingin tahu isi kepalaku.

A dreamer, a bookworm, a sky watcher, a movie freak, a newbie traveller, a music enjoyer,
and an electrical engineer wannabe.

Aku suka bermimpi, berkhayal, berimajinasi, atau apapun itulah namanya. Aku mencintai buku sebagai teknologi yang tak akan bisa disaingi oleh penemuan canggih apapun. Aku pengagum langit dan bumi beserta segala keindahannya. Aku meyukai berkeliling dan menjelajahi tempat baru. Aku menyukai terlarut dalam sebuah cerita film selama dua atau tiga jam. Aku membutuhkan musik untuk menyeimbangkan otak. Sebut aku serakah karena ingin melakukan segala hal dalam hidup, bermimpi menjelajahi dunia, namun belum bisa menjawab pertanyaan "apa tujuanmu hidup" dengan tepat.

Ah ya, aku tertarik dengan berbagai disiplin ilmu, namun sekarang sedang menjadi mahasiswi Teknik Elektro. Jangan tanya mengapa aku memilih jurusan ini karena aku pun mulai mempertanyakan alasanku. 

Satu lagi. 

Aku sedang berjuang untuk bisa memarkir mobil dengan benar dan mendapatkan sim A dengan legal. 

May the odds be ever in our fever!

Tidak ada komentar: